SKK Migas-Chevron Corner, Belajar Migas di Museum Sang Nila Utama

  • Bagikan
SKK Migas-Chevron Corner
Penjabat Sekdaprov Riau Masrul Kasmy (ketiga dari kiri) menerima contoh minyak Duri dari Sr. VP Operations & Maintenance PT CPI Budianto Renyut (kedua dari kiri) dalam peresmian SKK Migas-Chevron Corner di Museum Sang Nila Utama, Pekanbaru, pada Selasa, 30 Maret 2021.

Menit.co.id – Museum Sang Nila Utama yang berlokasi di Jl. Jend. Sudirman, Pekanbaru, kini memiliki daya tarik baru. Salah satu sudut ruang museum, yakni ”SKK Migas-Chevron Corner”, telah selesai direnovasi dan diresmikan oleh Penjabat Sekdaprov Riau Masrul Kasmy pada Selasa, 30 Maret 2021.

SKK Migas-Chevron Corner menyajikan beragam pengetahuan umum seputar industri migas, khususnya di wilayah Riau.

”Fasilitas ini dapat menjadi salah satu sarana pendidikan, khususnya untuk belajar tentang industri migas di Riau,” kata Masrul Kasmy dalam sambutannya.

Dia juga menceritakan, beberapa waktu lalu dirinya hadir dalam acara pelatihan vokasi yang diadakan SKK Migas-Chevron.

”Langkah-langkah yang ditempuh SKK Migas dan Chevron ini sudah tepat untuk berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Tampak hadir dalam acara peresmian Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yose Rizal, Kepala Dinas Pariwisata Roni Rakhmat, Kepala Dinas Sosial Tengku Zul Efendi, Kepala Museum Sang Nila Utama Asmiati, Pjs Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut yang diwakili Arilda, dan Sr. VP Operations & Maintenance PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) Budianto Renyut.

”SKK Migas-Chevron Corner ini merupakan sarana edukasi yang baik untuk lebih mengenal dan menyebarkan informasi tentang industri migas,” ujar Budianto Renyut.

Renovasi corner ini dilakukan oleh SKK Migas–PT CPI dan selesai pada tahun lalu. Namun, ketika itu peresmiannya terpaksa ditunda karena situasi pandemi COVID-19.

Di SKK Migas-Chevron Corner, para pengunjung dapat mempelajari asal mula migas dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari; contoh-contoh batuan pembentuk minyak mentah; contoh berbagai jenis minyak mentah dari wilayah operasi PT CPI; pipa minyak; valve, mata bor, dan baju kerja yang tahan lidah api.

Selain itu, pengunjung juga dapat membayangkan suasana kegiatan produksi minyak melalui maket kegiatan seismik, operasi rig pengeboran, dan pompa angguk.

SKK Migas-Chevron Corner telah mewarnai Museum Sang Nilai Utama sejak awal 1990-an silam. Dalam perjalanannya, beberapa kali penyesuaian pernah dilakukan terhadap corner ini, termasuk perubahan logo, poster, maupun sejumlah penyesuaian kecil lainnya agar tetap mutakhir.

Selain SKK Migas–Chevron Corner di Museum Sang Nila Utama ini, masyarakat juga bisa mendatangi Migas Center di Universitas Islam Riau (UIR) untuk mengenal industri migas. Migas Center itu diresmikan pada akhir 2019 lalu dengan dukungan SKK Migas dan PT CPI.

Budi mengharapkan kedua fasilitas edukasi tersebut juga menjadi sarana pengingat bahwa Chevron merupakan bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah Riau. ”Bahwa kami tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Riau,” cetusnya.

Selama 97 tahun, PT CPI telah menjadi bagian dari masyarakat Riau. PT CPI bekerja untuk mengoptimalkan produksi minyak dari aset stratejik di Wilayah Kerja (WK) Rokan guna mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional, pendapatan negara-daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

”Kami sangat bangga dengan kemitraan yang telah terjalin sangat baik selama ini. Semua itu adalah berkat tangan terbuka dari pemerintah dan masyarakat Riau dalam mendukung kegiatan operasi migas,” kata Budi.

  • Bagikan