Tabel Angsuran KUR BRI 2024 dengan Pinjaman Rp10 Juta

Tabel Angsuran KUR BRI 2024

MENIT.CO.ID – Berikut adalah informasi tabel angsuran KUR BRI 2024 yang belakangan sedang menjadi topik perbincangan oleh masyarakat Indonesia.

Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI 2024 merupakan bentuk dukungan dari pemerintah Indonesia kepada pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya melalui sektor permodalan.

Bank BRI hadir sebagai salah satu lembaga keuangan yang menyalurkan dana KUR pada tahun 2024 ini.

Sebelum para pelaku UMKM mengajukan pinjaman KUR BRI 2024, disarankan untuk melihat terlebih dahulu tabel angsuran yang telah disediakan.

Tabel angsuran ini memberikan gambaran mengenai besaran cicilan yang harus dilunasi.

Tabel Angsuran KUR BRI 2024

Berikut adalah tabel angsuran KUR BRI 2024 dengan pinjaman sebanyak Rp10 Juta:

  • Angsuran 12 kali : Rp 850.000 per bulan
  • Angsuran 24 kali : Rp 433.334 per bulan
  • Angsuran 36 kali : Rp 294.445 per bulan
  • Angsuran 48 kali : Rp 225.000 per bulan
  • Angsuran 60 kali : Rp 183.334 per bulan

Berikut adalah persyaratan dan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KUR BRI 2023:

1. Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah, yang dapat dibuktikan dengan KTP, KK, serta Surat Nikah atau cerai.

2. Memiliki usaha yang telah berjalan minimal selama 6 bulan secara aktif, yang dapat dibuktikan dengan surat keterangan usaha.

3. Menjadi anggota BPJS TK dengan plafon sebesar Rp 100 juta.

4. Memiliki NPWP untuk mengajukan plafon sebesar Rp 50 juta.

5. Tidak memiliki catatan tunggakan dalam pembayaran cicilan dan belum pernah menerima kredit kecuali dalam kasus Kredit skala ultra mikro atau pinjaman dari perusahaan berbasis digital.

Dengan adanya tabel angsuran ini, para pelaku UMKM dapat dengan jelas melihat besaran cicilan yang harus mereka bayarkan sesuai dengan jangka waktu yang mereka pilih.

Hal ini akan membantu para pelaku UMKM dalam mengatur keuangan secara lebih efektif dan terencana. Bank BRI siap membantu dan menyalurkan dana KUR kepada para pelaku UMKM yang memenuhi syarat.

Dengan memanfaatkan fasilitas ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.