Bea Cukai dan BPOM Musnahkan 1 Ton Roti Milk Bun Thailand

Roti Milk Bun Thailand

MENIT.CO.ID – Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memusnahkan 1 ton roti Milk Bun asal Thailand yang tengah viral.

Sebanyak 2.564 bungkus roti milk bun Thailand tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan mesin incinerator di Instalasi Karantina Hewan Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo, mengatakan bahwa ribuan bungkus Milk Bun After You ini merupakan hasil sitaan dari para penumpang yang diduga sebagai pelaku jasa titip (jastip) selama periode Februari 2024.

Gatot Sugeng Wibowo menjelaskan, penindakan dilakukan karena roti-roti tersebut melebihi batas ketentuan yang diizinkan, yaitu 5 kilogram per penumpang, sesuai dengan Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Nomor 28 tahun 2023 tentang perubahan atas Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pengawasan Pemasukan Obat dan Makanan ke Dalam Wilayah Indonesia.

“Ada yang membawa 10 kilogram, bahkan sampai ratusan kilogram. Setelah kita dalami, mereka mendapatkan order untuk mendatangkan makanan ini dari Thailand,” ungkap Gatot Sugeng Wibowo.

Menurut Gatot Sugeng Wibowo, roti-roti ini diduga akan dijual kembali di Indonesia dengan harga yang fantastis, mencapai Rp 200 ribu per bungkus.

Pemusnahan 1 ton Milk Bun ini bertujuan untuk melindungi masyarakat Indonesia dari serbuan makanan asal luar negeri yang tidak terjamin keamanannya, serta untuk mendukung UMKM dalam negeri.

Gatot Sugeng Wibowo menegaskan, “Pembatasan dan penindakan ini juga untuk menggairahkan UMKM di dalam negeri. Kalau ini kita biarkan, UMKM kita akan mati. Tentunya ini akan mengurangi produksi dalam negeri.”