Dito Mahendra Berhasil Penjarakan Nikita Mirzani

Nikita Mirzani vs Dito Mahendra

Menit.co.id Dito Mahendra berhasil penjaran Nikita Mirzani terkait kasus UU ITE. Nikita Mirzani resmi menjadi tahanan Kelas II B Serang Banten.

Laporan Dito Mahendra kini berujung penahanan pada Nikita Mirzani setelah pelimpahan berkas Polres Serang ke Kejaksaan Negeri Serang, lengkap.

Masalah ini berawal dari Dito Mahendra yang merupakan kekasih Nindy Ayunda tidak terima dengan unggahan Instagram Stories Nikita Mirzani.

Dito Mahendra merasa namanya tercemar langsung membuat laporan ke Polres Serang. Laporan itu langsung di proses hingga akhirnya menetapkan Nikita Mirzani sebagai tersangka.

Kronologi Laporan Dito Mahendra untuk Nikita Mirzani

Kekasih Nindy Ayunda, Dito Mahendra, melaporkan Nikita Mirzani dengan dugaan melanggar UU ITE dan pencemaran nama baik ke Polres Serang Kota.

Nikita Mirzani terancam terjerat berdasarkan pasal 21 ayat 4 huruf a KUHAP yaitu Tindak Pidana itu diancam dengan pidana penjara 5 tahun lebih.

Pengacara Dito Mehendra, Yefat Rissy, mengatakan unggahan Nikita Mirzani di media sosial menyebut Dito Mahendra penipu dan PHP (pemberi harapan palsu).

Sedangkan Dito mengaku tidak mengenal Nikita Mirzani. Berawal dari laporan Dito Mahendra, polisi dari Polres Serang Kota mendatangi Rumah Nikita Mirzani sejak pukul 3 pagi pada 15 Juni 2022.

Nikita Mirzani live Instagram menceritakan situasi rumahnya dikepung polisi. Nikita Mirzani saat itu menyebut polisi sejak dini hari sudah memaksa masuk ke rumahnya.

Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga, menjelaskan kedatangan polisi ke rumah Nikita Mirzani sudah sesuai prosedur. Mereka membawa surat perintah penjemputan untuk meminta keterangan sebagai saksi atas laporan Dito Mahendra.

Setelah drama pengepungan selama 10 jam dan polisi memilih pulang dari rumah Nikita Mirzani. Akhirnya, Nikita Mirzani didampingi kuasa hukumnya Fahmi Bachmid mendatangi Polres Serang Kota.

Nikita Mirzani menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Nikita Mirzani saat itu statusnya masih saksi. Beredar sebuah surat polisi bernomor S.Tap/56/VI/RES 2.5/2022/Reskrim.

Surat itu berisi Nikita Mirzani ditetapkan sebagai tersangka. Dalam surat tersebut tertulis perkara tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik melalui sarana informasi dan transaksi elektronik (ITE) dan penistaan (fitnah) dengan tulisan.

Surat penetapan itu juga menulis tentang tuduhan pelanggaran Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) atau Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Penistaan (fitnah) dengan tulisan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 311 KUHPidana.

Surat itu juga terlihat ditandatangani oleh Ajun Komisaris Polisi David Adhi Kusuma. Surat penetapan tersangka itu dikeluarkan pada 13 Juni 2022 di Serang. Sedangkan Nikita Mirzani membantah dan mengaku tak tahu info tersebut.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nikita Mirzani telah diterima Kejaksaan Negeri Serang dari Polresta Kota Serang.

Dalam SPDP tersebut, Kejagung menyebut Nikita Mirzani telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ITE.

Saat Nikita Mirzani tak ada di rumah, polisi dari Polres Serang Kota kembali mendatangi rumah Nikita Mirzani pada 15 Juli.

Sempat terjadi drama di mana anak Nikita Mirzani, Lolly disebut adu mulut lantaran tak terima polisi akan mengambil iPad sang bunda.

3,5 jam menggeledah, polisi akhirnya menyita iPad Nikit Mirzani. Itu adalah barang yang diduga dipakai Nikita Mirzani saat membuat unggahan.

Beredar video Nikita Mirzani dijemput paksa polisi di Mal Senayan City. Saat itu Nikita Mirzani tengah bersama anak-anaknya.

Setelah diperiksa dengan status sebagai tersangka usai dijemput paksa di Mal Senayan City, Nikita Mirzani tak ditahan. Dia diperbolehkan pulang dan wajib lapor 1 minggu sekali.

Nikita Mirzani mendatangi Polres Serang Kota menyerahkan diri dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Serang. Setelah diserahkan, kejaksaan memutuskan untuk menahan Nikita Mirzani selama 20 hari ke depan terhitung sejak 25 Oktober sampai 13 November 2022.

Nikita Mirzani ditahan di Rumah Tahanan kelas II B Serang. Dia ditahan sembari menunggu proses sidang di Pengadilan Negeri Serang.