Mami Linda Pembeli Narkoba Teddy Minahasa, Inilah Sosoknya

Mami Linda Pembeli Narkoba
Mami Linda Pembeli Narkoba/merdekacom

Menit.co.id – Inilah sosok Mami Linda pembeli narkoba Teddy Minahasa yang sedang jadi sorotan publik setelah muncul saat ekspos di Polda Metro Jaya.

Kabar yang beredar dan bertebaran di berbagai media, Mami Linda pembeli narkoba Teddy Minahasa adalah seorang pengusahan diskotik di kawasan Jakarta.

Nama Mami Linda belakangan ini viral karena terlibat kasus hukum peredaran narkoba dengan Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Jawa Timur, yang baru.

Berdasarkan pengakuan Mami Linda atau Linda Pujiastuti, dia merupakan pengusaha diskotik di Jakarta, mengaku mendapatkan narkoba dari AKBP Dody Prawiranegara.

AKBP Dody Prawiranegara adalah mantan Kapolres Bukittinggi. Hal tersebut terungkap saat Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers pada Jumat, (14/10).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan, dari mantan Kapolres Bukittinggi itu, barulah terungkap peran Teddy Minahasa.

“Linda membeli 5 kg sabu dari AKBP Dody Prawiranegara yang mendapat perintah dari Teddy Minahasa yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat,” katanya.

Mami Linda Pembeli Narkoba Teddy Minahasa

Kombes Mukti Juharsa menjelaskan, narkoba jenis sabu itu merupakan barang bukti dari penangkapan dari total 41,4 kg. Ada 5 kg sabu disisihkan dan tidak ikut dimusnahkan.

Sabu yang di ambil tersebut oleh AKBP Dody di ganti dengan tawas. Mami Linda membeli sabu dengan uang dolar Singapura. Jika dirupiahkan jumlahnya mencapai Rp300 juta.

Dalam konferensi pers, polisi menghadirkan para tersangka. Salah satu di antaranya adalah seorang wanita bernama Linda. Linda bersama tersangka lainnya sudah mengenakan baju orange.

Mami Linda memakai kacamata. Rambutnya panjang. Berdasarkan informasi, Mami Linda di tangkap saat akan menjual sabu kepada anggota Polri berpangkat Kompol.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers, mengungkapkan Irjen Teddy Minahasa sudah ditempatkan di ruang khusus alias di tahan untuk penyidikan lebih lanjut.

“Irjen TM sudah ditempatkan di ruang khusus,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Irjen Teddy disebut mengetahui penjualan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram.

Barang bukti itu merupakan hasil pengungkapan kasus sabu seberat 41,4 kilogram di wilayah Sumatera Barat. Sabu 5 kilogram dijual kepada seorang mami bernama Linda.

Semua berawal dari aksi Polda Metro Jaya yang mengungkap jaringan gelap perdagangan narkoba beberapa hari lalu. Penangkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Awalnya dapat laporan dari masyarakat, kemudian di kembangkan, dan di tangkap 3 orang pelaku,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada para awak media.