Pegi Setiawan Bebas, Bareskrim Polri Evaluasi Kinerja Penyidik

Komisi III DPR Apresiasi Putusan Hakim yang Bebaskan Pegi Setiawan dan Kecam Salah Tangkap Polisi

MENIT.CO.ID – Bareskrim Polri memberikan pernyataan terkait putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan atas penetapan status tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, mengatakan bahwa putusan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi kinerja para penyidik dan proses penyidikan di Polda Jawa Barat (Jabar).

“Ini tentunya menjadi evaluasi bersama, kita juga akan meninjau evaluasi terhadap penyidik yang ada, serta proses yang berlangsung,” ujar Brigjen Djuhandhani dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta.

Meskipun demikian, Djuhandhani menegaskan bahwa Polri akan mematuhi putusan praperadilan yang dikeluarkan oleh PN Bandung.

“Pada prinsipnya, sesuai dengan yang disampaikan Karo Penmas (Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko), kita akan mematuhi putusan hakim yang sudah ada,” katanya, sebagaimana dilaporkan oleh Breaking News KompasTV.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Djuhandhani juga menyoroti adanya aspek formil dalam penetapan tersangka Pegi Setiawan yang tidak dipenuhi oleh penyidik Polda Jabar, sesuai dengan putusan hakim tunggal PN Bandung dalam sidang praperadilan Pegi Setiawan.

“Apakah ini salah tangkap atau tidak, kita masih melihat dulu. Melihat sejauh mana proses yang ada. Karena dalam proses praperadilan, tentu ada aspek formil yang mungkin tidak dipenuhi oleh penyidik,” jelasnya.

“Namun, prinsip praduga tak bersalah tetap berlaku, dan hakim juga menyampaikan ada aspek formil yang tidak dipenuhi oleh penyidik.”

Lebih lanjut, Djuhandhani menegaskan bahwa pengusutan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada tahun 2016 masih akan terus ditangani oleh Polda Jabar.

Sebelumnya, Hakim Tunggal PN Bandung, Eman Sulaeman, mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan oleh Pegi Setiawan terhadap Polda Jabar pada Senin (8/7).

Dalam putusannya, Hakim Eman menyatakan bahwa penetapan tersangka Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada tahun 2016 tidak sah dan batal demi hukum.

Selain itu, hakim memerintahkan Polda Jawa Barat untuk menghentikan penyidikan terhadap Pegi Setiawan dan membebaskannya dari semua tuduhan dalam kasus tersebut.

“Hakim memerintahkan termohon (Polda Jawa Barat) untuk melepaskan pemohon (Pegi Setiawan) dari tahanan,” ujar hakim dalam putusan praperadilan Pegi Setiawan.

Kapolri Hormati Putusan PN Bandung Terkait Praperadilan Pegi Setiawan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan tanggapannya mengenai gugatan praperadilan yang diajukan oleh Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina yang diterima oleh Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Sigit menegaskan bahwa kepolisian akan menghormati dan mematuhi keputusan yang telah ditetapkan oleh Hakim Tunggal Eman Sulaeman dalam kasus tersebut.

“Tentu saja kita harus menghormati keputusan pengadilan,” kata Sigit kepada wartawan di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Senin (8/7) malam.

Lebih lanjut, Sigit menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu salinan lengkap dari PN Bandung untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menangani kasus Vina tersebut.

“Langkah berikutnya tentunya akan menunggu hasil salinan keputusan atau tembusan dari keputusan tersebut, supaya bisa ditindaklanjuti,” jelasnya.

“Pastinya, penyelesaian kasus ini akan diperdalam, termasuk isi dari keputusan tersebut. Ini terkait dengan keabsahan status tersangka dan mungkin aspek lainnya,” tambahnya.