Sanksi FIFA Terhadap Indonesia: 7 Sanksi Siap Menanti

Sanksi FIFA Terhadap Indonesia

Menit.co.id – Sanksi FIFA terhadap Indonesia menjadi kekhawatiran bagi dunia sepak bola Indonesia. Ini menyusur korban jiwa akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.

Setidaknya ada 330 korban mengalami luka dan sedikitnya 125 orang mati sia-sia akibat sesak napas dan terinjak penonton lain karena panik dengan tembakan gas air mata polisi.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang meninggalkan luka mendalam bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia. Dari kejadian ini banyak yang khawatir adanya pengenaan sanksi.

Adalah sejumlah potensi sanksi FIFA terhadap Indonesia. Ini berbading lurus dengan kerusuhan Stadion Kanjuruhan yang merenggut ratusan nyawa Aremania tersebut.

Potensi sanksi FIFA terhadap Indonesia yang mulai bergeliat. Jika sanksi FIFA dijatuhkan, tentu akan sangat merugikan insan sepak bola Indonesia, mulai dari pemain, klub, timnas Indonesia, PSSI, hingga suporter sepakbola Indonesia.

Sanksi FIFA apa saja yang bisa di terima Indonesia akibat kerusuhan Kanjuruhan Malang ini?

Merujuk ke sanksi FIFA, pengamanan pertandingan Arema FC vs Persebaya telah melanggar kode keamanan FIFA.

Tembakan gas air mata oleh polisi, saat berusaha membubarkan Aremania yang merangsek ke lapangan usai tim kesayangan mereka kalah di kandang dengan skor 2-3 dari Persebaya, merupakan pelanggaran kode keamanan FIFA (Pasal 19 b).

Begini bunyinya: ”Senjata atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan.”

Seperti diketahui, tembakan gas air mata menyebabkan sejumlah reaksi pada tubuh. Reaksi ini terjadi ketika terpapar ke kulit, terutama kulit wajah dan mata. Mereka yang terpapar gas air mata akan merasa nyeri dan pedih.

Jika pasal ini yang digunakan FIFA untuk menjatuhkan sanksi kepada Indonesia akan sangat mengerikan.

7 Sanksi FIFA Terhadap Indonesia Mulai Bergeliat

Secara kesluruhan ada tujuh ancaman sanksi FIFA kepada Indonesia imbas tragedi Kanjuruhan:

1. Seluruh Pertandingan Liga Indonesia Dibekukan 8 Tahun.

Ancaman pertama dari sanksi FIFA yakni seluruh pertandingan Liga Indonesia akan dibekukan selama delapan tahun. Sebuah hukuman yang sangat berat bagi semua yang berkepentingan mulai dari pemain, pelatih, PSSI hingga pelaku ekonomi.

2. Keanggotaan Indonesia di FIFA Dicabut

Ancaman sanksi kedua, PSSI bisa dikeluarkan FIFA seperti saat pada 30 Mei 2015, lewat dokumen FIFA yang ditandatangani Sekjen FIFA Jerome Valcke. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa keanggotaan Indonesia di FIFA dicabut atas hasil rapat Komite Eksekutifnya di Zurich, Swiss.

FIFA menjatuhkan sanksi karena menilai pemerintah Indonesia melakukan pelanggaran karena intervensi yang merupakan pelanggaran atas Pasal 13 dan 17 dari Statuta FIFA.

3. Piala Dunia U-20 di Indonesia akan Dibatalkan

Jatah Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 juga terancam dibatalkan oleh FIFA dengan alasan keamanan.

Tragedi Stadion Kanjuruhan ini juga bisa mempengaruhi penilaian terhadap keamanan pertadingan di Indonesia. Apalagi Indonesia diagendakan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan digelar 20 Mei hingga 11 Juli 2023.

4. Timnas Indonesia Dilarang Main di Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-20

Ancaman sanksi juga bisa menggagalkan perjuangan para pemain timnya di dua kejuaraan Piala Asia. Pencabutan hak keikutsertaan Timnas Indonesia di Piala Asia U-2023 senior dan Piala Asia U-20 2023 bisa terjadi jika FIFA menjatuhkan sanksi.

Timnas senior sudah memastikan lolos ke ke Piala Asia yang akan digelar 16 Juni-16 Juli 2023. Sedangkan Piala Asia U-20 akan digelar 1-16 Maret 2023 di Uzbekistan.

5. Timnas Indonesia Dikurangi Poin di Ranking FIFA

Timnas Indonesia juga terancam turun peringkat di ranking FIFA. Jika itu yang terjadi, Timnas Indonesia yang saat ini menempati 152 dunia kemungkinan bisa turun jauh lagi.

6. Kompetisi Liga Indonesia Tanpa Penonton

Hukuman yang tidak kalah berat adalah kemungkinan larangan menggelar pertandingan tanpa penonton dalam waktu lama. Hal ini tentu menjadi tantangan yang berat jika sanksi FIFA benar diberlakukan.

7. Klub Indonesia Dilarang Bermain di Piala AFC dan Liga Champions Asia

Klub Indonesia juga akan semakin menderika jika dijatuhi hukuman larangan tidak boleh tampil di kompetisi antarklub Asia, Piala AFC dan Liga Champions Asia. Peluang klub Indonesia untuk berprestasi di level Asia tidak akan bisa diraih selama sanksi FIFA diberlakukan.