Dua Selebgram Bogor Promosi Judi Online Resmi Jadi Tersangka

Dua Selebgram Bogor Promosi Judi

MENIT.CO.ID – Selebgram Bogor promosi judi online resmi jadi tersangka. Ini dua selebgram Bogor promosi judi online melalui akun media sosial Instagram.

Polresta Bogor Kota berhasil menangkap dua orang selebgram dalam kasus promosi judi online melalui Instagram. Kini status dua selebgram Bogor jadi tersangka.

Dua selebgram Bogor promosi judi online adalah K dan FA. Keduanya dijerat dengan Undang-undang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Kasus promosi judi online oleh dua selebgram ini terungkap setelah petugas Polresta Bogor Kota menerima aduan warga yang terlilit utang gara-gara judi online.

Polisi kemudian melakukan patroli siber dan menangkap kedua orang selebgram tersebut. Penasaran dengan kronologinya? Berikut rangkuman beritanya.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso, mengungkapkan bahwa dua selebgram dengan inisial K dan FA terlibat dalam promosi judi online melalui Instastory.

Menurutnya, kronologis kejadian terungkap dari Instastory dengan keterangan ‘Panen GG’ pada akun yang bersangkutan.

Saat diakses, akun tersebut mengarahkan pengguna ke situs judi online, dan uang yang diperoleh oleh tersangka digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dengan jumlah pengikut sebanyak 45 ribu, selebgram K terpilih sebagai promotor judi online dan menerima honor hingga jutaan rupiah per bulan dari aktivitas mempromosikan situs judi online tersebut.

“Tersangka K setuju untuk menerima imbalan sebesar Rp 3 juta per bulan. Berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, pelaku ini terlibat dalam 3-5 situs judi online,” terang Bismo dalam konferensi pers.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara, menambahkan bahwa besaran honor yang diterima oleh selebgram juga bergantung pada jumlah pengikut masing-masing.

Tersangka FA, dengan jumlah pengikut 22 ribu, mendapatkan honor hingga jutaan rupiah dari satu situs yang dipromosikannya.

“Berdasarkan jumlah pengikutnya, selebgram berinisial FA menerima pembayaran sebesar Rp 350-700 ribu per situs, per dua minggu atau per bulan.

Sedangkan untuk selebgram berinisial K, yang memiliki pengikut lebih dari 40 ribu, honor yang diterima sebesar Rp 1,5-3 juta per situs, per dua minggu atau per bulan,” kata Luthfi.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso menambahkan bahwa adanya aduan masyarakat terkait kejadian ini, terutama karena banyak warga yang terjerat utang akibat keterlibatan mereka dalam judi online.

Sebagai tindakan pencegahan, K dan FA ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan berdasarkan Undang-Undang ITE Pasal 45 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Mereka menghadapi ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 10 miliar.

Selanjutnya, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara, menjelaskan bahwa K adalah seorang mahasiswi di salah satu kampus di Bogor, sementara FA adalah seorang wiraswasta.