Siapa Jennifer Hermoso? Wanita yang Dicium Luis Rubiales

Luis Rubiales Cium Bibir Jennifer Hermoso

MENIT.CO.IDJennifer Hermoso adalah pemain bola wanita asal Spanyol yang kedapatan dicium Presiden Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales.

Momen Luis Rubiales cium bibir Jennifer Hermoso saat upacara penyerahan medali dinilai merusak perayaan juara Spanyol di Piala Dunia Wanita FIFA 2023.

Hal tersebut menjadi pengingat yang tidak menyenangkan bagi skandal seksisme yang melanda sepak bola wanita Spanyol.

Adapun, La Furia Roja berhasil merengkuh trofi dunia usai mengalahkan Inggris 1-0 di Sydney, Australia. Gol Olga Carmona di menit ke-29 menjadi penentu gelar perdana Spanyol di ajang tersebut.

Dilihat dari video yang beredar, pada saat momen pengumpulan medali sebelum mengangkat trofi Piala Dunia, Luis Rubiales kedapatan mencium bibir dan pipi Jennifer Hermoso.

Padahal, Ratu Spanyol Letizia sedang berada di atas panggung saat itu. Di kesempatan lain, Hermoso mengungkapkan keluh kesahnya dan ketidaksukaannya dengan tindakan tersebut.

“Hei, tapi saya tidak suka itu!” tegas dia. Menurut laporan The New York Times, kejadian tersebut memicu kebingungan di antara banyak orang Spanyol.

Kemudian mendorong orang lain untuk mengecam Rubiales sebagai perilaku yang sangat tidak pantas. Beberapa menyebutnya memalukan dan bukti seksisme yang melekat dalam sepak bola.

Yang lain menuntut agar Rubiales mengundurkan diri. Hingga Minggu malam, dia belum menanggapi kritik tersebut.

Federasi sepak bola tidak segera menanggapi email yang meminta komentar dari Rubiales karena sudah terlambat di Spanyol.

Adegan ciuman menghidupkan kembali ingatan akan penganiayaan terhadap pemain sepak bola wanita Spanyol. Selama 27 tahun, Timnas putri memiliki pelatih yang sama, yang terkenal karena memecat para pemainnya sebagai ‘chavalitas’, atau gadis yang belum dewasa. Dia diberhentikan pada 2015 setelah pemain memprotes.

Sementara itu, Editor El Pais surat kabar terbesar Spanyol, Nadia Tronchoni menulis dalam sebuah opini bahwa kemenangan hari Minggu adalah ‘lebih dari sebuah gelar’ bagi wanita Spanyol.

“Para wanita, gadis-gadis di negara ini merayakan fakta bahwa kekeraskepalaan kita akhirnya mengalahkan kejantanan,” katanya merujuk pada perjuangan panjang para pemain wanita untuk diakui.