Video Honour Killing Afghanistan, Kalau Tak Sanggup Jangan Nonton

Video Honour Killing Afghanistan

Menit.co.id – Video Honour Killing Afghanistan benar-benar viral dan menghebohkan media sosial Tiktok selama beberapa hari belakangan ini.

Ada yang menyarankan kalau tidak sanggup jangan nonton video honour killing Afghanistan yang beredar luas di media sosial Tiktok tersebut.

Lantas apa yang sebenarnya terjadi dalam honour killing Afghanistan ini? Melalui artikel ini kamu akan mendapatkan informasi lengkap mengenai honour killing.

Media sosial TikTok belakangan ini menjadi pusat perhatian oleh berbagai pihak, tak kecuali media juga menjadikan TikTok sebagai acuan keberadaan video viral.

Salah satu video yang lagi viral ada honour killing. Di mana dua wanita Afghanistan menjadi korban dari honour killing oleh orang tuannya.

Meski masih simpang siur atas kebenaran informasi ini, namun banyak sekali para pengguna media sosial mencari video honour killing yang sedang viral ini.

Sosial media dan media mainstream seakan tak kehabisan bahan untuk menyajikan informasi terbaru dan terkini tentang narasi viral selama sepakan terakhir.

2 Wanita Afghanistan Viral & Video Honour Killing Afghanistan

Melalui narasi yang sedang heboh ini ada 2 wanita Afghanistan viral dan menjadi korban dari honour killing karena perbutaanya cukup memalukan keluarga.

Kabarnya 2 wanita Afghanista viral ini adalah pelaku atau korban pelecehan seksual dan terekam dalam video hingga akhirnya beredar luas ke media sosial.

Atas kejadian video viral itu, orang tua dari 2 wanita itu mengetahui perilaku tidak terpuji anaknya dan langsung melakukan honour killing dengan cara menembaknya.

Sebab, honour killing adalah pembunuhan demi kehormatan oleh anggota keluarga kepada anggota keluarga yang lain sedang melakukan perbuatan memalukan.

Kisah ini berawal dari unggahan salah satu pengguna aplikasi media sosial TikTok. Akun itu menjelaskan prihal wanita Afghanistan yang menjadi korban honour killing.

Kejadian honour killing kepada wanita bercadar itu sendiri sudah lama dan baru sekarang ini viral ke media sosial. Ini versi cerita sesuai unggahan akun pengguna TikTok.

Saran Pengguna: informasi yang beredar di media sosial TikTok jangan jadi patokan atas kabar yang beredar. Pastikan informasi ke sumber resmi dan valid.

Media sosial hanya sebagai saranan komunikasi dan untuk bersenang-senang semata. Menerima informasi yang salah akan menjadi penyesatan kabar sebenarnya.