Widy Vierratale Buka Baju Berujung Laporan Polisi

Widy Vierratale Buka Baju

Menit.co.id – Penyanyi Widy Vierratale memberikan penjelasan soal aksi buka baju saat manggung di Emotional Festival Palu. Penjelasan ini menyusul laporan ke Bareskrim Polri.

Aksi Widy Vierratale melepas baju menurut Forum Pemuda Sulawesi sebagai aksi porno. Sehingga mereka melaporkan sang vokalis Vierratale ke Bareskrim Polri.

Beberapa waktu lalu beredar sebuah video merekam detik-detik Widy Vierratale melepas baju putih lengan pendek dan melemparkannya ke arah penonton.

Selepas melepas baju kaosnya, Widy tinggal mengenakan sport bra hitam untuk menutupi payudaranya. Tidak begitu lama dia langsung lari meninggalkan panggung.

Atas kejadian ini Widy Vierratale mengatakan, bahwa warna hitam yang tersisa di tubuhnya bukan BH, itu baju olahraga, sport bra, yang sekarang sudah bagus-bagus.

Menurut kuasa hukum Forum Pemuda Sulawesi, Zainul Arifin, dirinya mulai jam 3 sore sampai lepas Magrib, mengurusi proses laporan itu di SPKT Mabes Polri.

“Jadi agenda hari ini adalah terkait dengan laporan polisi, kita melapor atas dugaan pornografi yang dilakukan oleh seseorang yang diduga adalah publik figur,” katanya.

“Inisialnya adalah WS, nah video yang kita ambil sebagai alat bukti elektronik adalah video dan gambar,” ungkapnya, seperti dilansir you tube Intens Investigasi.
.
“Nah itu sudah kita sampaikan ke SPKT dan diteruskan ke penyidik. Kemudian Kenapa kita melakukan laporan polisi ini, karena ini dilakukan di duga adalah seorang contoh publik yang dapat menjadi panutan bagi generasi muda. Namun faktanya berdasarkan video yang beredar ternyata dia mempertontonkan sikap-sikap perbuatan tingkah laku yang bukan mencerminkan sebagai contoh seorang pemuda yang baik.”

“Yang bagi kami hal itu tidak patut untuk dicontoh, karena itu tidak ada dalam budaya kami dari orang Sulawesi. Budaya kami orang Sulawesi itu agamanya bagus.”

“Bagi ajaran kami di agama Islam itu nggak ada gaya-gaya seperti itu. Satu hal yang paling kami garis bawahi karena ini kejadiannya di Palu, kami tidak ingin terjadi tragedi tsunami lagi azab lagi bagi kota Palu, atas gaya-gaya hal seperti walaupun ini dengan alibi alibi apa dan lain-lain.”

“Yang pasti kami dari Forum Pemuda Sulawesi sangat merasa prihatin ada artis yang datang ke kampung kami, memberikan awalnya bagus niatnya bagus, saya termasuk orang yang ngefans juga.”

“Akhirnya saya hadir ke sana menonton tapi di ending perjalanan itu banyak keluarga kami di rumah menonton itu, akhirnya mereka kecewa kenapa ada hal seperti ini.”

“Secara legal standing lewat kuasa hukum, saya datang ke Mabes Polri untuk konsultasi terkait laporan polisi terhadap perilaku yang dilakukan oleh salah seorang artis yang telah datang ke kampung kami dan bagi kami hal itu tidak patut untuk dicontoh,” kata Mualim Bahar, Ketua Forum Pemuda Sulawesi di Bareskrim.

“Itu tidak ada dalam budaya kami orang Sulawesi. Budaya kami orang Sulawesi itu ajarannya
bagus, bagi kami tidak ada ajaran seperti itu,” sambungnya.

Ditambahkan kuasa hukumnya Zainul Arifin, laporan tersebut atas dugaan tindak pidana terkait UU Pornografi.

“Kami laporkan atas dugaan tindak pidana ini, yaitu terkait UU Pornografi, UU Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi yang disangkakan terkait Pasal 10 Juncto Pasal 36 dengan ancaman 10 tahun dan denda 5 miliar rupiah. Ini yang jadi sangkaan terkait persoalan ini,” tandas Zainul Arifin.

Lantas seperti apa Widy Vierratale menanggapi aksi di atas panggung di kota Palu beberapa waktu yang
lalu tersebut.

“Gerah mana, udah gitu kan juga pakai apa, bukan BH kan itu baju olahraga dalamnya udah gitu doang. Ya metal band gimana, ya begitu saja. Pada mengidolakan dan lain-lain katanya, gue nggak ngelihat sih soalnya gue udah manggung terus dan setiap panggung memang akan ada atraksi-atraksi lainnya,” ungkap Widi.

“Namanya juga nge-band, musisi berawal dari metal kita kan. Ya udah gitu sekarang bedanya emang banyak sosmed aja ya dulu kan nggak terlalu, Jadi sebenarnya hal yang kayak gitu udah biasa buat orang-orang lama ya, itu hal yang biasa mungkin kalau anak-anak baru melihat seru aja udah sih gitu,” jelas Widi.