Anne Ratna Mustika Muda, Inilah Kisah Cinta Berujung Bubrah

Dedi Mulyadi

Menit.co.id – Anne Ratna Mustika muda merupakan sosok gadis desa atau seorang Mojang Kabupaten Purwakarta 2001, yang menarik perhatian masyarakat.

Anne Ratna Mustika muda juga menjadi wakil Kabupaten Purwakarta di Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2001. Kini Ambu Anne sapaan akbranya menjadi Bupati Purwakarta.

Anne Ratna Mustika muda kenal dengan seorang pria yang kritis dan juga politikus ulung dari Partai Golkar bernama Dedi Mulyadi. Keduanya resmi menikah pada tahun 2003.

Namun sebelum mereka menikah dan memiliki anak, rupanya hubungan keduanya sempat tidak mendapat penolakan dari Omnya Ambu Anne. Wah kok bisa?

Omnya Ambu Anne yang saat itu menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Bunyamin Dudih, SH menilai Kang Dedi Mulyadi adalah orang yang suka mengkritisi pemerintahan.

Benar saja, pada saat itu Kang Dedi Mulyadi sudah menjadi anggota DPRD di Purwakarta. Tentu pertemuan keduanya, Kang Dedi Mulyadi dengan Bunyamin Dudih sering terjadi.

Keduanya sering bertemu dalam rapat-rapat dan pertemuan. Tidak sengaja, pada saat Kang Dedi Mulyadi mendatangi rumah dinas untuk bertemu Bunyamin Dudih.

Dari situlah Dedi Mulyadi ketemu dengan Ambu Anne sapaan akrab Anne Ratna Mustika. “Kadang juga orang tidak tahu bahwa itu (Kang Dedi Mulyadi) adalah suami saya.”

“Karena di media sosial pribadi, saya ataupun suami, nggak pernah ada foto bersama. Nah barulah beberapa momen kemarin itu permintaan dari warganet, di tanggal 11 April 2021.”

“Itu kemarin ketika momen Kang Dedi Mulyadi ulang tahun. Kemudian saya posting (foto bersama) dan semuanya responnya Oh ternyata ambu Anne adalah istrinya Kang Dedi ya,” kata Ambu Anne.

“Kita bertemu di Purwakarta, ketika itu Kang Dedi masih jadi anggota dewan kita bertemu di rumah dinas Bupati yang hari ini saya tinggali,” ujarnya melanjutkan.

“Karena saya waktu itu tinggal di sana dengan om saya menjabat Bupati Purwakarta almarhum Bapak Bunyamin Dudih, SH.”

“Biasa kan kalau Bupati dengan anggota Dewan sering rapat-rapat. Ketika Kang Dedi sedang bertamu (di rumah dinas) ketemulah saya, (Kang Dedi) tanya-tanya (tentang saya) kepada ajudan.”

“Waktu itu Pak Wibi yang hari ini menjadi kepala dinas Damkar ini yang kemudian menjadi mak coblangnya. Mak coblangnya Ambu dengan Kang Dedi kayaknya dia (Pak Wibi) deh.”

“Setelah itu kita berkomunikasi, saya tahunya Kang Dedi itu dulu anggota dewan yang paling vokal untuk mengkritisi kebijakan-kebijakan Om saya,” jelas Ambu Anne.