Badarawuhi di Desa Penari Ungguli Film Siksa Kubur dari Jumlah Penonton

Badarawuhi di Desa Penari Ungguli Film Siksa Kubur

MENIT.CO.ID – Dua film horor Indonesia bersaing ketat dalam penonton pada hari kedua Lebaran: Badarawuhi di Desa Penari dan Siksa Kubur.

Hingga Minggu, 14 April 2024, Badarawuhi di Desa Penari sedikit unggul dari Film Siksa Kubur dalam jumlah penonton.

Badarawuhi di Desa Penari mencatat 1.031.707 penonton, sedangkan Film Siksa Kubur memperoleh 1.020.981 penonton.

SimpleMan, penulis cerita “Badarawuhi di Desa Penari”, mengungkapkan kegembiraannya atas prestasi filmnya yang berhasil mengalahkan kakaknya, “KKN di Desa Penari”, dengan dukungan besar dari penonton.

“KKN di Desa Penari” adalah film terlaris sepanjang masa di Indonesia dengan lebih dari 10 juta penonton dalam 2,5 bulan. Ini berarti “Badarawuhi di Desa Penari” memiliki potensi untuk melampaui prestasi tersebut.

Dia juga menyatakan kehormatannya karena filmnya bersaing dengan “Siksa Kubur”, karya dari salah satu sutradara terbaik Indonesia, Joko Anwar.

Pertarungan ini juga menjadi ajang pertaruhan antara dua sutradara master film horor. Kimo Stamboel, sutradara “Badarawuhi di Desa Penari”, terkenal dengan karyanya dalam genre horor gore.

Sebelumnya, dia mengarahkan film-film seperti “Rumah Dara” (2009), “Ratu Ilmu Hitam” (2019), “Sewu Dino” (2023), dan “Teluh Darah” (2023).

Joko Anwar, yang menyutradarai “Siksa Kubur”, juga memiliki catatan prestasi yang mengesankan. Sebelumnya, dia mengarahkan film-film seperti “Pengabdi Setan” (2017), “Pengabdi Setan 2” (2022), dan “Perempuan Tanah Jahanam” (2019).

Film-filmnya sering menjadi hits, dengan “Pengabdi Setan 2” masuk dalam 10 film Indonesia terlaris sepanjang masa.

“Perempuan Tanah Jahanam” bahkan memenangkan Piala Citra sebagai Film Cerita Panjang Terbaik FFI 2020 dan mewakili Indonesia dalam Oscar 2021 dengan judul “Impetigor”.