Gubernur Riau Undang Kemenparekraf ke Wisata Air Terjun Batu Tilam

  • Bagikan
Wisata Air Terjun Batu Tilam
Wisata Air Terjun Batu Tilam

Menit.co.id – Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen untuk mengembangkan desa wisata, salah satunya destinasi wisata Air Terjun Batu Tilam di Desa Kebun Tinggi, Kampar Kiri Hulu, Riau.

Gubernur Riau Syamsuar akan mengundang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, untuk melihat secara langsung kemolekan wisata air terjun Batu Tilam. Hal itu disampaikannya pada saat Rapat Kerja Penyelenggara urusan Pemerintahan Desa.

“Saya akan mengundang Menteri Pariwisata Sandiaga Uno untuk melihat langsung Batu Tilam, objek wisata yang sangat luar biasa di Desa Kebun Tinggi Kampar Kiri Hulu,” ujarnya dalam siaran pers Selasa (6/4/2021).

Gubernur mengaku sengaja mengundang Menparekraf untuk mendukung program pengembangan desa wisata. Desa wisata merupakan program pengembangan ekowisata dan meningkatan ekonomi masyarakat desa.

“Sekarang kita mesti inovatif. Saya berpesan kepada Kepala Desa bisa lebih kreatif mengembangkan Desa wisata. Selain adanya dukungan dana APBD/APBN bisa juga melalui dana CSR dan melalui investasi. Ini upaya untuk meningkatkan perekonomian desa,” ujarnya.

Adapun objek wisata Air Terjun Batu Tilam berada di mulut gua di punggung Bukit Barisan yang melintasi Provinsi Riau.

Para peminat objek wisata alam bisa menguji nyali sambil disuguhi hutan alam yang masih asri. Di objek wisata ini terdapat 27 air terjun.

Diantaranya air terjun 2 tingkat setinggi sekitar 110 m. Sampai saat ini baru 2 air terjun yang dikelola, sisanya belum.

Hutan di sekitar Batu Tilam sangat terawat karena dilindungi oleh Peraturan Desa yang didukung oleh Ninik Mamak di Desa Kebun Tinggi.

Masyarakat setempat juga berkomitmen mematuhinya. Saat datang ke sana, pemandangan hutan yang asri dan udara sejuk langsung menyapa. Ketika Air Terjun Batu Tilam mengalir deras membasahi dinding batu, butiran air halus menyelimuti area itu.

Di kawasan Air Terjun Batu Tilam masih terdengar suara hewan seperti siamang dan bermacam-macam jenis burung yang saling bersahutan.

Berbagai macam kayu hutan yang sudah langka juga masih bisa dijumpai di tempat ini, dengan ukuran diameter kayunya besar-besar sehingga perlu 2-3 pelukan orang dewasa untuk menggapainya.

Saat ini untuk amenitas di objek wisata air terjun Batu Tilam, sudah dilengkapi fasilitas tiga pondok peristirahatan yang cukup luas dan MCK untuk pengunjung yang datang.

Sementara itu, untuk aksesibilitas menuju air terjun Batu Tilam bisa dijangkau dari Pekanbaru melalui Desa Lipat Kain. Dari sana perjalanan dapat dilanjutkan menuju ke Desa Kebun Tinggi. Lama perjalanan sangat bergantung musim.

Dari Lipat Kain, ketika musim kemarau untuk bisa mencapainya dibutuhkan waktu selama empat jam perjalanan. Namun bila kondisi hujan, perjalanan bisa memakan waktu yang lebih lama, yakni 8 jam bahkan lebih.

 

  • Bagikan