Dinas Kesehatan Riau Kirim Hasil Swab PCR Varian Delta ke Pusat

  • Bagikan
dinas kesehatan riau kirim hasil swab pcr varian delta ke pusat

Menit.co.id –┬áDinas Kesehatan Riau mengirimkan sampel test swab PCR ke laboratorium di Jakarta setelah menerima arahan dari Kementerian Kesehatan RI perihal di temukannya virus COVID-19 varian Delta.

Penegasan ini di sampaikan Gubernur Riau, Syamsuar, soal virus Covid-19 varian delta sudah masuk ke wilayah Riau.

“Varian delta sudah masuk ke Riau. Saat ini dari kementerian kesehatan juga telah memberikan arahan, petunjuk kepada kami. Arahannya agar warga kita yang di periksa PCR itu juga nanti di teruskan ke laboratorium yang ada di Jakarta,” ujar Syamsuar, Selasa (24/8).

Menurut Syamsuar, pengiriman sampel test swab PCR ke Jakarta dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 varian delta di Riau.

“Untuk memeriksa nanti apa apabila terpapar Covid-19, apakah itu termasuk virus varian Delta. Artinya pemerintah sekarang sudah mewanti-wanti kepada kita semua terkait varian ini,” katanya.

Gubernur Riau Ajak Semua Patuhi Protokol Kesehatan

Syamsuar kembali mengimbau agar semua pihak mematuhi dan menjaga protokol kesehatan Covid-19. Selain itu, dia juga berharap agar masyarakat membatasi agar beraktivitas seperlunya saja.

“Kiranya protokol kesehatan tetap kita jaga. Harapan pemerintah kiranya juga tetap hati-hati karena Covid-19 ini belum berakhir,” tandasnya.

Syamsuar menjelaskan, elama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pekanbaru dan tiga kabupaten kota lainnya, kasus baru Covid-19 terpantau mulai mengalami penurunan.

“Dengan adanya PPKM, kasus Covid-19 mengalami penurunan penularan, baik di nasional maupun di daerah, termasuk juga Riau,” kata Syamsuar dikutip dari merdeka.com.

Selain itu, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy ratio (BOR) di Riau juga menurun. Sebab, dari awalnya BOR 80 persen, kini menjadi 45 persen.

“Sekarang keterisian tempat tidur di rumah sakit menurun. BOR sekarang sudah 45 persen, dari yang awalnya BOR kita mendekati 80 persen,” ucapnya.

Tak hanya itu, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Riau saat ini mencapai 89 persen. Untuk total terkonfirmasi Covid-19 di Riau saat ini berjumlah 119.643 kasus.

Yaitu, terdiri dari pasien masih isolasi mandiri 7.599 orang, rawat di RS 879 orang, sembuh 107.662 orang dan 3.503 meninggal dunia. “Angka kesembuhan pasien Covid-19, Alhamdulillah tinggi mencapai 89 persen lebih,” tandasnya.

Corona Varian Delta Lebih Cepat Penularannya

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir menyatakan virus corona varian Delta sudah ditemukan di Bumi Lancang Kuning. Bahkan dua warga meninggal dunia karena terinfeksi mutasi virus dari Wuhan, China itu.

Varian Delta di temukan di Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Bengkalis dan Kota Pekanbaru. “Pertama kali ditemukan pada Mei lalu, ada enam orang, dua meninggal dunia,” kata Mimi Yuliani Nazir.

Mimi Yuliani Nazir mengatakan, adanya temuan varian Delta ini berdasarkan pemeriksaan di laboratorium Jakarta. Pemeriksaan memang memakan waktu sebulan lebih dan baru diterima sekarang.

“Karena laboratorium bio molekuler di sini belum punya alat memeriksa varian baru, di Jakarta hasilnya juga lama keluar,” kata Mimi Yuliani Nazir kepada awak media di Pekanbaru.

Tak menutup kemungkinan, lonjakan Covid-19 di Riau sejak akhir Mei lalu karena ada varian baru tersebut. Apalagi tingkat infeksi virus corona varian baru ini benar beberapa kali lebih cepat dari yang lainnya.

  • Bagikan