Gejala Kanker Pembuluh Darah dan Penyebabnya

Gejala Kanker Pembuluh Darah

Menit.co.id Gejala kanker pembuluh darah belakangan jadi topik perbincangan hangat para pengguna internet di Indonesia. Ini gejala dan penyebabnya.

Bintang FTV yang merupakan istri drummer NOAH, Clerence Chyntia Radhanta meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit kanker pembuluh darah.

Keyboardist NOAH David saat di temui di TPU Jombang, Tangeran Selatan (18/10) menjelaskan terkait kanker yang di idap Clerence hingga akhirnya meninggal dunia.

“Jadi, infonya sih, yang saya tahu, diagnosanya adalah, jenis CA nya langka sekali. Itu jenis kanker pembuluh darah,” kata David, Selasa (18/10) kemarin.

Apa Sebenarnya Kanker Pembuluh Darah?

Mengutip laporan dari Mayo Clinic, angiosarkoma atau kanker pembuluh darah adalah jenis kanker langka yang terbentuk di lapisan pembuluh darah dan pembuluh getah bening.

Pembuluh getah bening sendiri sangat mirip dengan pembuluh darah, hanya saja mengangkut cairan bening bernama getah bening.

Pembuluh ini bagian dari sistem kekebalan tubuh dan berguna mengumpulkan bakteri, virus, dan “limbah” dari tubuh untuk di buang.

Kanker pembuluh darah dapat terjadi di mana saja di dalam tubuh. Namun, paling sering terjadi pada kulit kepala dan leher, payudara, hati, dan limpa.

Menurut National Cancer Institute, satu per satu juta orang di Amerika Serikat didiagnosis angiosarkoma setiap tahunnya.

Hal ini berarti kanker pembuluh darah memakan sekitar 1-2 persen dari total kasus sarkoma, tumor yang muncul pada jaringan lunak.

Penyebab Kanker Pembuluh Darah

Angiosarcoma terjadi saat sel-sel di lapisan dalam pembuluh darah berubah dari normal menjadi abnormal. Sel abnormal tidak mati dan justru terus menghasilkan sel abnormal lain yang akhirnya menjadi tumor.

Sel-sel abnormal ini terus tumbuh dari pembuluh darah yang kena, dan terkadang menyebar ke area tubuh lain.

Di kutip dari Cleveland Clinic, para peneliti percaya bahwa penyakit ini terbentuk saat ada yang berubah pada pembuluh darah atau pembuluh getah bening.

Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker pembuluh darah, yaitu:

1. Terapi radiasi sebelumnya

Terapi radiasi seperti pengobatan kanker payudara dapat meningkatkan risiko terkena kanker pembuluh darah.

2. Terkena bahan kimia

Paparan bahan kimia, termasuk polivinil klorida, arsenik, dan torium dioksida.

3. Mengidap limfedema kronis

Limfedema adalah kondisi pembengkakan pada tangan atau kaki yang disebabkan oleh sistem penyumbatan di pembuluh getah bening. Sekitar 5 persen dari kasus angiosarkoma berkaitan dengan limfedema kronis.

4. Kelainan genetik

Sekitar 3 persen dari kanker pembuluh darah menyerang orang yang memiliki kondisi yang disebabkan kelainan genetik.

Gejala Kanker Pembuluh Darah Gejala

Kanker pembuluh darah bervariasi tergantung bagian tubuh yang kena. Untuk area kulit kepala dan leher, gejalanya meliputi:

  • Area kulit terlihat seperti memar
  • Lesi (jaringan abnormal) pada kulit seperti memar yang tumbuh semakin besar dari waktu ke waktu
  • Lesi kemungkinan berdarah saat tergores atau terbentur
  • Pembengkakan pada kulit di sekitar lesi.

Kanker pembuluh darah pada hati, gejala termasuk:

  • Penyakit kuning
  • Kelelahan
  • Nyeri terus-menerus di bagian kiri atas perut.

Sementara itu, gejala kanker pembuluh darah yang menyerang payudara antara lain:

  • Perubahan kulit seperti nodul berwarna ungu di payudara
  • Benjolan di payudara.

Itulah tadi penjelasan gejalan kanker pembuluh darah yang belakangan ini sedang menjadi topik pembahasan di media sosial dan internet.