Ini Efek Samping Vaksin Covid yang Perlu Anda Ketahui

Efek Samping Vaksin Covid

Menit.co.id – Masyarakat yang sudah menerima suntik vaksin booster mengeluhkan adanya efek samping vaksin Covid. Yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Pemerintah Indonesia saat ini sedang gencar melaksanakan vaksinasi covid. Per Kamis, 17 Februari 2022, capaian vaksinasi COVID-19 RI bertambah sebanyak 1.254.861 dosis.

Belakangan pun telah banyak yang kembali melakukan vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster. Terkait hal tersebut, efek vaksinasi yang di rasakan juga berbeda pada tiap orang.

Beberapa waktu lalu, Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Prof DR Dr Hindra Irawan Satari, Sp.A(K), M.TropPaed pun telah mengonfirmasi hal tersebut.

“Efek seseorang terhadap vaksin bermacam-macam. Reaksi kekebalan yang di bentuk bermacam-macam. Ada yang segera, ada yang perlu waktu,” ujar pria yang akrab di sapa Hinky dalam sebuah webinar.

Meski begitu, efek yang di timbulkan usai vaksinasi biasanya sesuai dengan apa yang telah di ungkapkan berbagai pihak.

Apa Saja Efek Samping Vaksin Covid?

Mengutip laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC) dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat, 18 Februari 2022, efek samping vaksin COVID beragam:

– Nyeri di area bekas suntikan

– Muncul kemerahan atau bengkak di area bekas suntikan

– Kelelahan

– Nyeri otot

– Demam, panas dingin

– Kedinginan (menggigil)

– Mual

– Sakit kepala

Penanganan efek vaksinasi

Saat muncul reaksi usai vaksinasi, penting untuk tidak panik dan tahu cara mengatasinya. Menurut Hinky, Anda pun boleh meminum obat jika untuk meredakan reaksi yang muncul.

Hal ini juga berlaku untuk anak. Jika usai vaksinasi mengalami demam, maka Anda pun boleh mengonsumsi obat yang sesuai.

Sedangkan jika terasa nyeri di area bekas suntikan, Anda pun di sarankan untuk tetap menggerakannya seperti biasa atau mengompresnya jika perlu.

“Kalau dia demam, segera. Jangan di tunda, tidak akan mempengaruhi daya kebal yang akan di peroleh (dari vaksinasi), dan minum air putih yang cukup,” kata Hinky.

“Apabila perlu, kompres di bagian nyeri dengan kain bersih yang di basahi dengan air dingin,” dia menambahkan.

Akan pulih dalam waktu 48 jam

Dalam kesempatan tersebut, Hinky juga menjelaskan bahwa efek vaksinasi yang terjadi biasanya akan segera mereda dalam dua hari atau 48 jam.

Apabila tidak kunjung mereda, maka Anda bisa melakukan pengecekan. Mengingat masih ada kemungkinan bahwa Anda juga mengalami penyakit lainnya.

“Biasanya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) demam, pulih dalam satu dua hari. Jadi kalau lebih dari 48 jam, lebih lama dari 48 jam, periksa,” kata Hinky.

Hal ini di sebabkan KIPI usai vaksinasi yang menimbulkan efek serius atau panjang biasanya bukan di sebabkan oleh vaksin itu sendiri.