Inilah Efek Gas Air Mata bagi Kesehatan

Tembakan Gas Air Mata

Menit.co.id – Inilah bahaya efek gas air mata bagi kesehatan yang harus kamu ketahui ketika sedang berada di dekat lokasi demo maupun kerusuhan.

Bahaya gas air mata dapat menyebabkan iritasi pada mata, sistem pernapasan, dan kulit. Secara umum, bahaya gas air mata dapat menyebabkan masalah pernapasan.

Gas air mata mengandung tiga kumpulan bahan kimia. Salah satunya adalah chloroacetophenone yang di singkat dengan CN dan chlorobenzylidenemalononitrile atau CS.

Paparan bahan kimia tersebut secara langsung dapat menyebabkan iritasi pada mata, sistem pernapasan dan kulit. Senyawa CS tersebut biasanya di formulasikan dengan beberapa bahan kimia.

Terutama pelarut metil isobutil keton (MIBK) sebagai pembawa. Senyawa CS ini yang berhubungan dengan reseptor syaraf yang dapat menyebabkan rasa nyeri, ketika gas air mata terpapar di kulit.

Terutama pada bagian wajah dan mata akan menimbulkan rasa perih dan pedih. Selain itu, dapat mengalami beberapa nyeri dan rasa gatal pada kulit, panas, dan penglihatan kabur.

Gejala lainnya, yaitu terkait dengan pernapasan dapat di alami, seperti sulit bernapas, batuk, mual dan muntah. Nah, lalu bagaimana kalau kita terkena gas air mata?

Bagaimana Cara Penanganan Ketika Kena Gas Air Mata?

Pertama ketika terkena gas air mata adalah menyiram bagian tersebut dengan air bersih yang mengalir, karena air ini dapat menurunkan konsentrasi senyawa CS dalam formulasi.

Kedua, tutup dengan rapat hidung, mata dan mulut bisa dengan menggunakan masker untuk meminimalisasi terhirupnya gas tersebut.

Ketiga, segera ganti pakaian yang sudah terkontaminasi dan jangan sampai terkena atau menyentuh anggota tubuh.

Keempat, segera menjauh dari area yang terdampak gas air mata. Terakhir carilah pertolongan medis, jika masih ada efek akibat gas air mata 20 menit setelahnya.

Terkait penggunaan gas air mata dalam pertandingan sepak bola, pengamanan dengan menggunakan gas air mata tersebut merupakan pelanggaran kode etik keamanan FIFA.

Dampak dari akibat gas air mata sangat jelas. Apalagi dengan kondisi stadion yang sangat penuh sesak dan tidak kondusif seharusnya pihak berwajib dapat melakukan tindakan pengamanan yang lainnya.

Semoga dengan kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Sehingga sepak bola di Indonesia menjadi lebih baik lagi dan tidak ada kejadian kejadian yang serupa.

Gas Air Mata Halau Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Petugas kepolisian terpaksa melepas tembakan gas air mata untuk menghalau sporter pada kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada laga Persebaya vs Arema.

Pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.

Kericuhan bermula saat ribuan suporter Aremania merangsek masuk ke area lapangan setelah Arema FC kalah. Kerusuhan semakin membesar adanya sejumlah flare di lemparkan.

Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut. Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC.

Petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan. Tembakan gas air mata itu membuat banyak suporter pingsan dan sulit bernafas.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyebut ada sekitar 127 orang yang meninggal dunia atas peristiwa tersebut. Dua orang meninggal diantaranya merupakan anggota Polri.