Kandungan Gizi Kue Keranjang, Makanan Khas Imlek 2024

Kandungan Gizi Kue Keranjang

MENIT.CO.ID – Ingin tahu kandungan gizi kue keranjang, makanan khas Tahun Baru Imlek 2024? Yuk simak kandungan gizi kue keranjang berikut ini.

Kue keranjang merupakan salah satu hidangan wajib yang hadir di momen Imlek. Kue yang terbuat dari tepung beras dan gula ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang khas.

Di balik kelezatannya, kue keranjang menyimpan kandungan gizi yang perlu diketahui.

Kandungan Gizi Kue Keranjang

Berikut kandungan gizi dalam 100 gram kue keranjang:

  • Energi: 148 kilokalori
  • Protein: 2,83 gram
  • Karbohidrat: 33,84 gram
  • Gula: 20,64 gram
  • Lemak: 0,37 gram

Kandungan gizi utama:

  • Karbohidrat: Merupakan sumber energi utama bagi tubuh.
  • Protein: Membantu membangun dan memelihara jaringan tubuh.
  • Gula: Memberikan rasa manis dan energi.
  • Lemak: Membantu penyerapan vitamin dan menjaga kesehatan organ tubuh.

Tips Menikmati Kue Keranjang dengan Sehat:

  • Konsumsi secukupnya, karena kue keranjang tinggi kalori dan gula.
  • Kombinasikan dengan makanan bergizi lain, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
  • Olah kue keranjang dengan cara yang lebih sehat, seperti dikukus atau dipanggang daripada digoreng.
  • Minum air putih yang cukup untuk membantu pencernaan.

Kue keranjang dapat dinikmati oleh semua orang, namun perlu diperhatikan bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes dan obesitas. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran porsi yang tepat.

Menjelang Imlek 2024, kue keranjang sudah banyak tersedia di toko-toko dan pasar tradisional. Pastikan memilih kue keranjang yang berkualitas dan masih layak konsumsi. Selamat menikmati kue keranjang dan merayakan Imlek bersama keluarga tercinta!

Apa Itu Kue Keranjang?

Kue keranjang merupakan salah satu hidangan khas yang selalu hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Kue ini memiliki makna simbolis yang penting bagi masyarakat Tionghoa dan sering disajikan sebagai hidangan pembuka saat perayaan.

  • Sejarah dan Makna Kue Keranjang

Kue keranjang, yang juga dikenal sebagai Nian Gao (年糕) dalam bahasa Mandarin, memiliki sejarah panjang yang berasal dari Tiongkok kuno. Kata “Gao” dalam bahasa Mandarin memiliki arti “tinggi”, sehingga kue ini melambangkan harapan untuk mencapai kesuksesan dan kemakmuran di tahun yang baru.

Bentuk kue keranjang yang bundar melambangkan kesatuan dan keutuhan keluarga. Warna coklatnya yang khas melambangkan bumi dan kesuburan. Tekstur lengketnya melambangkan ikatan keluarga yang kuat dan erat.

  • Bahan dan Cara Membuat Kue Keranjang

Kue keranjang terbuat dari tepung ketan dan gula pasir sebagai bahan utama. Adonan dicampur dan dimasak dengan cara dikukus selama beberapa jam. Proses ini membutuhkan waktu dan kesabaran untuk menghasilkan kue keranjang yang matang sempurna.

  • Cara Penyajian dan Penyimpanan

Kue keranjang biasanya disajikan dengan cara dikukus kembali atau digoreng. Kue ini dapat dinikmati langsung atau dicampurkan dengan hidangan lain seperti bubur kacang hijau.

Kue keranjang dapat disimpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruangan selama beberapa hari. Jika ingin disimpan lebih lama, kue keranjang dapat disimpan di dalam kulkas.

  • Simbol Keberuntungan dan Kebahagiaan

Kue keranjang merupakan simbol keberuntungan dan kebahagiaan bagi masyarakat Tionghoa. Kue ini sering dijadikan hadiah untuk keluarga dan teman-teman sebagai ucapan selamat Tahun Baru Imlek.

Menyantap kue keranjang bersama keluarga dan teman-teman merupakan tradisi yang penting dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Tradisi ini melambangkan harapan untuk kebersamaan, kemakmuran, dan kebahagiaan di tahun yang baru.

  • Kue Keranjang: Simbol Tradisi dan Budaya yang Kaya

Kue keranjang bukan hanya sekedar hidangan lezat, tetapi juga simbol tradisi dan budaya yang kaya. Kue ini menjadi pengingat akan sejarah dan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh masyarakat Tionghoa.

Semoga informasi ini bermanfaat!