Ketersediaan Stok Vaksin Covid-19 di Dumai Menipis

  • Bagikan
Serbuan Vaksinasi TNI AL

Menit.co.id – Pemerintah Kota Dumai akan menghentikan sementera pemberian vaksinasi kepada masyarakat lantaran stok vaksin Covid-19 di Dumai menipis.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Syaiful mengatakan, penyebab menipisnya ketersediaan vaksinasi karena tingginya kesadaran masyarakat untuk bervaksin.

“Kita hanya punya 20 ribu dosis stok vaksin covid-19, sementara data yang kita punya masih ada 40 ribu masyarakat yang belum mendapatkan vaksin tahap 2. Dan kita dahulukan yang sudah jadwal vaksin tahap 2,” kata Syaiful.

Jumlah masyarakay yang sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama sebanyak 103 ribu orang dan yang sudah menjalani vaksinasi tahap kedua sebanyak 70 ribu orang.

“Dengan keterbatasan vaksin kita akan mendahulu vaksinasi tahap kedua dan untuk sementara menghentikan pemberian vaksinasi tahap pertama menjelang ada penambahan,” katanya.

Dijelaskan Syaiful, Kota Dumai merupakan daerah yang tertinggi dalam melakukan vaksinasi kepada masyarakat dibandingkan dengan kabupaten/kota di Provinsi Riau.

“Kota Dimana saat ini sudah 48 persen masyarakatnya sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Jumlah ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat,” jelasnya.

Meskin jumlah penerima vaksin sudah 48 persen, Syaiful berharap kepada masyarakat tetap paham menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitasnya.

“Vaksin juga sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menekan laju penyebaran virus corona di Kota Dumai,” ujar mantan Direktur Rumah Sakit Dumai ini.

Dia berharap masyarakat juga menerapkan 5 M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumumanan, menggunakan masker dan menghindari keluar rumah jika memang tidak mendesak.

Sebagai data pendukung, Kota Dumai saat ini menerapkan PPKM level 4 seiring dengan pertambahan jumlah kasus positif Covid-19 dengan angka kematian yang cukup tinggi.

Dalam sepekan jumlah masyarakat Kota Dumai yang terpapar virus corona sempat menembus angka 900 orang dengan jumlah kematian mencapai 30 orang.

Guna mengantisipasi peningkatan jumlah masyarakat terpapar Covid-19, Satgas Covid-19 melakukan penyekatan sejumlah akses jalan dan menutup sementara sejumlah fasilitas umum.

Adapun fasilitas umum yang ditutup itu diantaranya seperti, hiburan malam, tempat wisata dan tempat tempat berkumpulnya masyarakat dengan jumlah banyak.

  • Bagikan