Manajemen Obesitas Bersama Dokter Penting untuk Dilakukan

Manajemen Obesitas Bersama Dokter Penting untuk Dilakukan

MENIT.CO.ID – Tim Kerja Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolik, Direktorat P2PTM Kemenkes merekomendasikan pemeriksaan dan manajemen obesitas bersama dokter minimal satu tahun sekali.

“Pemeriksaan untuk deteksi dini obesitas perlu dilakukan minimal satu tahun sekali,” ujar dr. Esti Widiastuti, M.ScPH, Ketua Tim Kerja Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolik, Direktorat P2PTM Kemenkes.

Pemeriksaan tersebut ditanggung oleh BPJS Kesehatan jika dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Lebih dari Sekadar Berat Badan

Wakil Ketua HISOBI, Dr. dr. Gaga Irawan Nugraha, Sp.GK(K), menekankan bahwa manajemen obesitas tidak hanya fokus pada penurunan berat badan, tetapi juga pada kelainan metabolik yang ditimbulkan.

“Misalnya, sering bangun tidur tidak segar karena aluran pernapasan tertutup lemak dan mengakibatkan dengkuran keras,” jelas dr. Gaga seperti dilansir Menit News, Sabtu (2/3/2024).

“Jadi, yang penting bukan hanya penurunan berat badan, tapi juga berkurangnya keluhan. Bisa jadi berat badannya turun hanya lima kilogram, tetapi kelainan metabolik berkurang,” imbuhnya.

Dampak Global dan Nasional

Obesitas merupakan masalah global yang berdampak pada dua miliar penduduk dunia dan mengancam kesehatan masyarakat di Indonesia.

Diperkirakan pada tahun 2030, 1 dari 5 wanita dan 1 dari 7 pria akan hidup dengan obesitas (lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia).

Di Indonesia, prevalensi obesitas meningkat signifikan dalam 10 tahun terakhir, dari 10,5% di tahun 2007 menjadi 21,8% di tahun 2018.

Obesitas menjadi faktor risiko penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, jantung, kanker, hipertensi, dan penyakit metabolik lainnya.

Membangun Momentum untuk Mengubah Pandangan

Hari Obesitas Sedunia menjadi kesempatan untuk membangun momentum dalam mengubah cara pandang terhadap obesitas dan mendorong tindakan bersama yang efektif.

Diskusi bertajuk “World Obesity Day, Let’s Talk about Obesity and The Science Behind It” mengajak berbagai pihak untuk membahas dan berbagi pandangan tentang obesitas, serta mengambil tindakan nyata untuk mengenali, mencegah, dan mengatasi obesitas demi hidup lebih sehat dan produktif.

Faktor Risiko dan Penyebab Obesitas

Obesitas merupakan masalah multifaktor yang disebabkan oleh:

  • Peningkatan asupan energi
  • Perubahan pola makan dari tradisional ke modern
  • Urbanisasi dan penurunan aktivitas fisik
  • Faktor sosial ekonomi, budaya, perilaku, dan lingkungan
  • Kurangnya ruang publik untuk bermain dan berolahraga
  • Kemudahan mengakses sarana modern berteknologi tinggi

Penutup

Obesitas adalah penyakit yang perlu diintervensi secara komprehensif. Dengan memahami faktor risiko dan penyebabnya, kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang efektif.

Mari kita bersama-sama membangun kesadaran dan mengambil tindakan nyata untuk mengatasi obesitas demi kesehatan masyarakat yang lebih baik.