Memahami Pentingnya Menjaga Kebersihan Mata Setiap Hari

  • Bagikan
Menjaga Kebersihan Mata

Menit.co.id – Menjaga kebersihan mata seringkali terabaikan. Tanpa sadar mata terpapar debu, kotoran, atau benda asing lainnya, yang bisa mengganggu penglihatan. Kondisi ini tentu sangat merepotkan, apalagi jika Anda merupakan pengguna lensa kontak.

Ketika debu, kotoran, atau benda asing masuk ke mata, Anda mungkin akan mengucek mata untuk membersihkannya. Namun, kebiasaan tersebut dapat membuat mata Anda mudah mengalami iritasi dan berisiko menyebabkan pandangan menjadi kabur. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kebersihan mata secara rutin setiap hari, dengan cara yang benar.

Kapan Kebersihan Mata Harus Dilakukan?

Mata merupakan organ tubuh yang sangat kompleks dan dilengkapi dengan bagian-bagian yang tercipta khusus untuk melindunginya dari paparan debu, kotoran, atau benda asing lainnya. Meski begitu, benda-benda asing ini masih tetap mungkin masuk ke dalam mata dan menyebabkan fungsinya terganggu.

Paparan benda-benda asing ini bisa membuat mata mengalami iritasi dan menjadi merah, bahkan dapat menyebabkan peradangan pada mata. Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda perlu membersihkan mata dengan cara yang tepat bila ada benda asing yang masuk ke mata.

Jika sudah terjadi gangguan pada mata akibat paparan benda asing, cara membersihkan mata yang tepat juga diperlukan agar gangguan yang terjadi tidak menjadi semakin parah dan keluhan dapat teratasi.

Cara Aman Membersihkan Mata

Banyak cara bisa dilakukan untuk membersihkan mata, namun caranya harus disesuaikan dengan jenis kotoran yang masuk ke dalam mata. Berikut adalah beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membersihkan mata.

  • Pertama, cuci tangan dengan sabun dan air. Sebelum membersihkan mata, pastikan Anda sudah melepaskan lensa kontak bila menggunakannya.
  • Kemudian, bersihkan debu, kotoran, atau benda asing lain yang masuk ke mata Anda dengan mengalirkan air bersih yang diteteskan secara perlahan ke mata.
  • Cara lain yang dapat dilakukan yaitu merendam mata Anda menggunakan eye bath cup, gelas, atau wadah kecil berisi air. Kemudian, tundukkan wajah Anda dan arahkan eye bath cup berisi air itu ke mata yang bermasalah. Saat mata terendam, lakukan gerakan membuka dan menutup mata secara berulang untuk mengeluarkan kotoran atau benda asing yang terjebak di dalam mata.

Selain penanganan mandiri di atas, sehari-hari Anda juga bisa membersihkan mata dengan menggunakan cairan pencuci mata.

Cairan pencuci mata bisa membantu mengeluarkan benda asing maupun bahan kimia dari permukaan mata, serta meredakan gejala-gejala gangguan mata, seperti mata merah, perih, atau gatal.

Salah satu cairan pencuci mata yang umum digunakan untuk membersihkan mata adalah pencuci mata yang mengandung bahan witch hazel.

Selain membantu membersihkan mata, zat ini juga mampu meredakan iritasi atau peradangan, sehingga mata akan terasa sejuk, segar, dan kembali berfungsi dengan baik.

Namun disarankan untuk menghindari penggunaan cairan pencuci mata yang mengandung zat pengawet seperti Benzalkonium chloride, karena dari penelitian didapatkan efek yang merugikan untuk mata.

Jika Anda memilih menggunakan cairan pencuci mata, pilihlah produk yang telah terdaftar di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) agar terjamin keamanannya.

Produk cairan pencuci mata tertentu bahkan juga memiliki sertifikasi halal, sehingga dapat digunakan secara luas oleh masyarakat.

Jadi, jangan pernah mengucek, menggaruk, atau membersihkan mata dengan tangan, apalagi dalam kondisi kotor. Hal itu justru berisiko menyebabkan gangguan pada mata bertambah parah.

Bila keluhan terasa sangat mengganggu atau tidak kunjung membaik, disarankan untuk berkonsultasi pada dokter mata, agar dapat diberikan penanganan yang sesuai.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Mengingat pentingnya fungsi mata, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata, antara lain:

1. Periksakan mata secara rutin
Setiap orang, mulai dari anak-anak hingga lansia, dianjurkan untuk memeriksakan mata secara rutin setidaknya 2 tahun sekali. Orang dewasa yang sudah berusia lebih dari 40 tahun, bahkan disarankan untuk memeriksakan mata setahun sekali.

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit mata yang berkaitan dengan pertambahan usia, seperti degenerasi makula, glaukoma, dan katarak.

Melalui pemeriksaan mata, dokter dapat memantau kondisi mata dan mendeteksi sejak dini masalah pada mata akibat penyakit tertentu, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

Selain itu, pemeriksaan mata juga penting dilakukan bila Anda memiliki riwayat penyakit mata yang diturunkan secara genetik dari orang tua ke anak. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

2. Konsumsi makanan bergizi
Untuk menjaga kesehatan mata, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi yang kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, selenium, dan asam lemak omega-3.

Beberapa nutrisi di atas diketahui dapat menangkal masalah mata terkait usia, misalnya katarak dan degenerasi makula. Anda dapat memperoleh berbagai nutrisi tersebut dengan mengonsumsi sayuran hijau, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, dan jeruk.

3. Hindari penggunaan gawai terlalu lama
Menatap layar komputer atau smartphone terlalu lama dapat menyebabkan mata lelah. Gejalanya bisa berupa sakit kepala, nyeri leher, sakit pada bahu dan punggung, mata kering, serta pandangan menjadi kabur.

Jika Anda bekerja di depan komputer sepanjang hari, istirahatkan mata dengan mengalihkan pandangan selama 20 detik, setiap 20 menit sekali. Anda juga bisa mengistirahatkan mata selama 15 menit setiap 2 jam sekali.

Bila mata terasa kering, Anda bisa sering mengedipkan mata atau menggunakan obat tetes mata.

4. indari paparan sinar ultraviolet
Tak hanya kulit, mata juga perlu dilindungi dari efek berbahaya sinar ultraviolet. Hal ini karena mata yang terlalu sering terpapar sinar ultraviolet lebih berisiko mengalami katarak, degenerasi makula, kornea terbakar, dan bahkan kanker mata.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memakai kacamata hitam yang dapat melindungi mata dari sinar UVA dan UVB atau menggunakan topi bertepi lebar saat beraktivitas di siang hari.

5. Hentikan kebiasaan merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit katarak, degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik yang mampu menyebabkan kebutaan serta merusak retina mata. Oleh karena itu, bila Anda seorang perokok aktif, hentikan kebiasaan merokok mulai sekarang juga.

6. Hati-hati saat menggunakan make up
Make up berbentuk cairan atau krim umumnya rentan akan pertumbuhan bakteri bila terlalu lama tidak digunakan. Oleh karena itu, buang dan ganti make up Anda jika sudah 3 bulan digunakan. Hindari pula saling berbagi pakai alat rias.

Selain itu, pastikan untuk mencuci wajah hingga bersih sebelum dan setelah memakai make up. Jika mengalami iritasi atau infeksi mata ketika mengenakan make up, hapus riasan dan segera periksakan diri ke dokter.

7. Olahraga secara rutin
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa olahraga dapat mengurangi risiko penyakit mata dan bahkan menurunkan risiko kehilangan penglihatan akibat tekanan darah tinggi, diabetes, dan kadar kolesterol yang tinggi.

Cara menjaga kesehatan mata juga dapat dilakukan dengan tidak mengabaikan berbagai masalah pada mata. Namun, jika keluhan pada mata terus berlanjut atau mata terasa sakit, bengkak, dan menyebabkan penglihatan Anda terganggu, jangan ragu untuk segera memeriksakan mata ke dokter.

  • Bagikan