Penanganan Pandemi Covid-19 di Tanah Air Terus Membaik

  • Bagikan
Pandemi Covid-19
Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi COVID-19 Sinovac, di RSUD Wangaya, Denpasar, Bali, Jumat (15/1/2021). Vaksinasi COVID-19 Sinovac di Bali dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok pertama tenaga kesehatan dan tenaga penunjang fasilitas kesehatan sebanyak 30.320 orang, kelompok kedua pelayanan publik yang meliputi TNI-Polri, Satpol PP, guru, aparat hukum dan lainnya yang berjumlah 263.389 orang, kelompok ketiga masyarakat rentan geospasial dan sosial ekonomi sejumlah 1.290.243 orang, kelompok keempat masyarakat dan pelaku ekonomi sejumlah 854.756 orang dan kelompok kelima masyarakat rentan yang berusia 60 tahun ke atas sebanyak 560.782 orang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/hp.

Menit.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, penanganan kasus pandemi Covid-19 di Tanah Air terus menunjukan perbaikan. Hal ini tercermin dari berkurangnya kasus aktif dan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia.

“Alahmdulilah penanganan pandemi Covid-19 di negara kita terus membaik, tercermin dari tingkat kesembuhan dan kasus aktif lebih baik dibandingkan global,” kata dia dalam webinar Optimalisasi UU Cipta Kerja Sebagai Strategi Utama Akselerasi Investasi Indonesia, Selasa (30/3).

Dia menambahkan, tren penurunan presentase kasus aktif, jumlah orang yang sembuh, dan tingkat kematian tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dan program vaksinasi.

BACA : Fatwa MUI Hukum Vaksinasi Covid-19 Tidak Membatalkan Puasa

PPKM Mikro diperpanjang oleh pemerintah sejak mulai 23 Maret 2021 sampai dengan 5 April 2021 mendatang. PPKM mikro ini diperluas dengan menambah 5 provinsi yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Sementara program vaksinasi dilakukan pemerintah terus digalakan. Setidaknya pemerintah menargetkan kurang lebih sebanyak 70 persen dari total penduduk Indonesia untuk diberikan suntikan vaksin.

Sebaai informasi saja, Kementerian Kesehatan mencatat penambahan kasus positif Covid-19 pada 29 Maret 2021, sebanyak 5.008 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan adanya penambahan kasus baru, mencatat kasus akumulatif sejak Maret 2020 hingga saat ini sebanyak 1.501.093 kasus.

Jumlah kasus baru didapat dari pemeriksaan 46.933 spesimen yang diperiksa hari ini. Secara kumulatif, Kementerian Kesehatan telah memeriksa 12.558.963 spesimen. Dan 8.396.864 orang telah diperiksa melalui tes PCR.

Sementara untuk angka kesembuhan lebih tinggi dibandingkan angka kasus baru. Kementerian Kesehatan mencatat 5.418 orang dinyatakan sembuh dari paparan virus ini. Sehingga, akumulasi 1.336.818 orang menjadi penyintas Covid.

Angka kematian kembali terjadi. Hari ini, 132 jiwa meninggal akibat Covid-19. Total, 40.581 jiwa meninggal sejak pandemi Covid berlangsung di Indonesia.

Penambahan kasus kematian dan kesembuhan turut berdampak dengan kasus aktif, atau pasien dalam proses perawatan. Hari ini, kasus aktif turun sebanyak 542, menjadi 123.694 kasus. Selain itu, 59.473 orang masih berstatus suspek.

  • Bagikan