Penyakit Jantung Membebani BPJS Kesehatan Rp10 Triliun Pertahun

Penyakit Jantung

Menit.co.id – Penyakit Jantung membebani BPJS Kesehatan hingga Rp10 triliun pertahun. Keuangan negera jelas terbebani dan jantungan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyakit katastropik seperti penyakit jantung juga mengurangi produktivitas masyarakat.

Pasalnya, mereka harus menjalani perawatan medis. Penyakit seperti ini cukup tinggi kasusnya di Indonesia sehingga perlu pembiayaan banyak.

“Kami melihat penyakit katastropik ini makin lama makin naik. Ini menyebabkan masyarakat menjadi tidak produktif,” katanya, Selasa 25 Januari 2022.

“Mereka tidak bisa bekerja dan ini juga membebani negara paling besar. Ini sesuai hasil analisa BPJS Kesehatan,” kata Budi dalam Rapat Kerja bersama DPR.

Selain penyakit jantung, jenis penyakit katastropik lainnya juga turut membebani keuangan negara.

Penyakit kanker menduduki posisi kedua dengan anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp3,5 triliun, di susul stroke sebesar Rp2,5 triliun, dan gagal ginjal sebesar Rp2,3 triliun.