RSUD Dumai Jalankan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

  • Bagikan
16 Poliklinik RSUD Kota Dumai Siap Melayani Kesehatan Masyarakat
RSUD Dumai Jalankan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Menit.co.id – Pelayanan kesehatan merupakan salah satu kebutuhan yang mendasar bagi setiap orang. Namun, banyak sekali ditemui masyarakat yang belum bisa mendapatkan akses layanan kesehatan berkualitas.

Salah satu alasan utamanya karena ketidakmampuan warga dalam menanggung biayanya. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kota Dumai telah menemukan solusinya.

Solusi tersebut adalah menerapkan layanan kesehatan gratis dengan hanya menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).

Peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Dumai menjadi salah satu program Pemerintah Kota Dumai dibawah pimpinan Walikota Dumai Paisal.

Pemerintah Kota Dumai melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai telah memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat untuk perawatan kelas III di RSUD Kota Dumai dan IGD.

Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis ini, syaratnya cukup sederhana. Masyarakat yang datang ke rumah sakit umum cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) Kota Dumai.

Walikota Dumai Paisal mengatakan, ini salah satu program andalan bidang kesehatan. Kendati masyarakat tidak terdaftar dalam BPJS, mereka nantinya masuk dalam jaminan kesehatan yang dibiayai Pemerintah Kota Dumai.

“Kita menerapkan layanan ini sejak Maret 2021 lalu. Pasien atau masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan gratis hanya membawa KTP atau Kartu Keluarga berdomisili Kota Dumai,” ucapnya.

Dalam menjalankan program kesehatan gratis bagi masyarakat Kota Dumai ini, sejak awak Maret 2021 hingga sekarang Pemerintah Kota Dumai sudah mengeluarkan anggaran mencapai miliaran rupiah.

Sedangkan untuk pasien yang dirawat di IGD total anggarannya mencapai ratusan juta rupiah dan ditambah untuk pasien yang dirujuk di Pekanbaru menggunakan fasilitas yang disediakan total anggarannya mencapai puluhan juta rupiah.

“Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis di kelas III dan IGD RSUD Dumai, Pemko Dumai juga menggratiskan ambulance dan memberikan pendampingan kepada pasien selama di rujuk ke RS Pekanbaru,” tambahnya.

Pelayanan kesehatan, terutama di RSUD Kota Dumai basisnya memberikan pelayanan kesehatan bukan bisnis. Sehingga, kendati anggarannya cukup besar tetap akan diprioritaskan untuk kesehatan masyarakat.

“Saya berharap masyarakat Kota Dumai mendapatkan pelayanan yang terbaik walaupun dalam praktiknya masih banyak kekurangan. Kami akan bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Maksud dan tujuan serta sasaran program ini, kata orang nomor satu di Kota Dumai, untuk meningkatkan akses pelayanan terhadap seluruh lapisan masyarakat Kota Dumai agar tercapai derajat kesehatan yang optimal.

“Sasaran kita adalah warga Dumai yang tidak termasuk ke dalam program Asuransi Kesehatan apapun. Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat bagi warga Dumai untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Komitmen Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai merupakan rumah sakit yang menjadi rujukan program BPJS bukan hanya untuk masyarakat Dumai saja, akan tetapi juga untuk melayani wilayah Pulau Rupat, Bengkalis dan juga Rokan Hilir.

Walikota Dumai Tinjau Pelayanan Kesehatan RSUD Dumai

Maka seiring dengan itu rumah sakit umum pelat merah ini terus melakukan peningkatan pelayanan, termasuk memberikan pelayanan pemasangan ring untuk sakit jantung.

Demikian disampaikan Direktur RSUD Dumai, dr Ridhonaldi. “Sakit jantung merupakan salah satu penyakit yang banyak penderitanya, penanganannya pun harus cepat dan tepat jika terlambat bisa berakibat fatal, untuk itu kami di RSUD Dumai terus meningkatkan pelayanan insyaallah tahun depan kami sudah bisa melayani pemasangan ring untuk sakit jantung,” ungkanya.

Tidak itu saja, cuci darah sudah sejak beberapa tahun lalu sudah bisa dilakukan di RSUD Dumai. Bahkan sejumah teroboson baru juga akan dilakukan di RSUD ini. Mulai dari peningkatan pelayanan hingga pemasangan ring untuk sakit jantung.

“Sudah ada anggaran untuk melakukan diagnosis centre, seperti periksa darah, ronsen, scaning dan lainnya dilakukan dalam satu tempat. Jika ini sudah dilakukan, maka RSUD Dumai sudah bisa mengimbangi Rumah Sakit yang ada di Malaka,” kata Ridhonaldi.

Terkait pelayanan terhadap pasien, meskipun melayani kabupaten tetangga, Ridhonaldi mengklaim RSUD ini masih mampu menampung pasien, apalagi telah diresmikan ruang RSUD lantai III. Artinya ada 300 tempat tidur belum lagi yang VIP, VVIP juga ICU.

Saat ini di RSUD 30 kepala ruangan yang bertugas menyelenggarakan berbagai kegiatan pekerjaan ditujukan untuk keperluan rumah sakit, sedangkan untuk perawatan medis ada 61 dokter dan spesialis, terdiri atas 35 dokter spesialis, 25 dokter umum dan 2 dokter gigi, ditambah juga 320 perawat dan 100 tenaga kebidanan.

  • Bagikan