Serangan Jantung: Memahami Perbedaan Gejalanya pada Pria dan Wanita

Serangan Jantung

MENIT.CO.ID – Serangan jantung dapat menyerang pria maupun wanita, tetapi gejalanya bisa berbeda. Memahami perbedaan ini sangatlah penting untuk meminimalisir risiko komplikasi.

Penyakit jantung menjadi momok menakutkan, merenggut jutaan nyawa setiap tahun. Di Indonesia sendiri, penyakit ini menempati posisi teratas sebagai penyebab kematian.

Serangan jantung merupakan salah satu masalah kesehatan yang mendesak dan seringkali fatal di seluruh dunia.

Dikatakan bahwa pemahaman mendalam tentang kondisi ini tidak hanya penting bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat secara keseluruhan.

Melihat pentingnya masalah ini, banyak penelitian terkini telah dilakukan untuk memperluas pemahaman kita tentang serangan jantung.

Sebuah tim peneliti internasional baru-baru ini telah melakukan studi komprehensif untuk memahami faktor-faktor risiko utama yang terlibat dalam serangan jantung.

Hasil studi ini menyoroti pentingnya faktor-faktor seperti gaya hidup, pola makan, faktor genetik, dan lingkungan dalam meningkatkan risiko serangan jantung.

Gejala umum pada pria:

  • Nyeri dada seperti tertekan
  • Nyeri pada rahang, leher, atau punggung
  • Mual atau muntah
  • Sesak napas

Gejala umum pada wanita:

  • Sesak napas
  • Nyeri leher, punggung, bahu, rahang
  • Nyeri di lengan
  • Berkeringat
  • Mual, muntah
  • Pusing
  • Sakit perut
  • Gangguan pencernaan
  • Mulas
  • Kelelahan ekstrem (bahkan beberapa minggu sebelum serangan)

Penting untuk diingat:

  • Wanita lebih cenderung mengabaikan gejala karena dianggap tidak berbahaya, seperti refluks asam, flu, stres, atau kecemasan.
  • Nyeri dada, meskipun umum, hanya 20% kasusnya yang merupakan serangan jantung.

Tips:

  • Segera hubungi ambulans jika Anda mengalami gejala di atas.
  • Jangan abaikan gejala, meskipun Anda tidak yakin itu adalah serangan jantung.
  • Konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan dan diagnosis yang tepat.