Hasil Tes PCR Lucinta Luna Negatif COVID-19

  • Bagikan
Tes PCR Lucinta Luna

Menit.co.id – Hasil tes PCR Lucinta Luna negatif COVID-19. Ia membagikan hasil tes PCR miliknya setelah mengalami gejala mirip Covid-19.

Selebgram 32 tahun mengatakan, dia telah menjalani tes PCR dua kali dan tiga kali tes antigen lantaran mengalami anosmia.

Hasil tes Covid-19 tersebut dibagikannya di media sosial Instagram. Terlihat dari unggahan Instagram Story-nya, Minggu (19/9/2021), hasil tes PCR Lucinta Luna negatif Covid-19.

“Alhamdulillah negatif,” kata Lucinta Luna di Instagram Story-nya. “Tuh kan, hasil PCR udah keluar, aku negatif. Ini udah yang kedua kali lho aku tes PCR,” katanya.

“Antigen udah yang ketiga kali hasilnya juga negatif. Berarti aku nih enggak sakit, cuma gejala doang yang mirip,” ujarnya di postingan berikutnya.

Demi mengembalikan indra penciumannya yang hilang, pelantun lagu Jom Jom Manjalita ini pun melakukan berbagai cara.

Mulai dari berjemur di bawah sinar matahari, menyemprotkan cairan NaCl ke hidungnya, dan minum jus bawang putih.

“Aku semprot-semprot nih (hidung). Alhamdulillah udah membaik, aku bisa sedikit sedikit mencium bau minyak kayu putih,” ujarnya.

Pertama kali merasakan yang namanya anosmia, Lucinta merasa sangat terganggu. Oleh karena itu, dia mengingatkan kepada pengikutnya bahwa kesehatan itu penting.

“Enggak bisa apa-apa, turun berat badan, enggak napsu makan. Obatnya harus benar-benar berjemur. Sehat itu penting, lho!” kata dia.

Mengenal Tes PCR

Tes Swab dan PCR tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegakkan diagnosis Covid-19. Swab adalah cara untuk memperoleh bahan pemeriksaan ( sampel ).

Swab pada nasofaring dan atau orofarings. Pengambilan ini di lakukan dengan cara mengusap rongga nasofarings dan atau orofarings dengan menggunakan alat seperti kapas lidi khusus.

Adapun PCR adalah singkatan dari polymerase chain reaction. PCR merupakan metode pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan mendeteksi DNA virus. Uji ini akan di dapatkan hasil apakah seseorang positif atau tidak SARS Co-2.

Dibanding rapid test, pemeriksaan RT-PCR lebih akurat. Metode ini jugalah yang di rekomendasikan WHO untuk mendeteksi Covid-19.

Namun akurasi ini dibarengi dengan kerumitan proses dan harga alat yang lebih tinggi. Selain itu, proses untuk mengetahui hasilnya lebih lama ketimbang rapid test.

  • Bagikan