Viral Ibu Butuh Ganja Medis Demi Pengobatan Anak

Ibu Butuh Ganja Medis

Menit.co.id – Viral ibu butuh ganja medis demi pengobatan anak sembari menggantungkan sebuah poster di tubuhnya hebohkan sosial media.

Foto seorang ibu berkeliling sambil membentangkan poster permintaan legalitas ganja untuk pengobatan atau medis benar-benar viral.

Aksi tersebut terjadi saat momen car free day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Ibu tersebut mengaku membutuhkan ganja sebagai alternatif pengobatan medis.

Ganja tersebut untuk pengobatan anak tercintanya. Tampak ibu yang bernama Santi memohon kepada pemerintah agar di izinkan menggunakan ganja sebagai alternatif obat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan menilai hal itu belum bisa terwujud lantaran undang-undang yang melarang penggunaan jenis psikotropika Golongan I.

Ia tegas berpegang pada ketentuan hukum dalam penggunaan jenis narkoba karena produk hukum yang melarang peredaran jenis narkoba itu.

“Kalau kepolisian bekerja menggunakan UU itu amanat dari yang di berikan negara. Kepolisian kan aparat penegakan hukum yang melakukan penegakan hukum berdasarkan UU kalau mau mengubah UU itu kewenangannya bukan di kita,” kata Zulpan.

Mesji begitu, Zulpan enggan menanggapi lebih lanjut soal keinginan si ibu yang mengklaim bahwa penggunaan ganja itu demi keperluan medis.

Dia menyebut belum ada aturan atau produk hukum yang melegalkan penggunaan ganja.

“Yang jelas ganja di larang, jelas undang-undangnya. Di Indonesia kan ganja masih tidak di benarkan,” katanya.

Saat di singgung lagi soal urgensi penggunaan ganja untuk keperluan medis, Zulpan menyerahkan keputusan penggunaan ganja itu kepada pihak kedokteran. “Itu wewenang dokter ya,” katanya.

Sebelumnya, seorang ibu bernama Santi itu membawa pesan tertulis berbunyi “Tolong Anakku Butuh Ganja Medis”.

Terlihat Santi bersama sang anak tercinta, Fika yang mengalami Celebral Palsy berada di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia.

Celebral Palsy merupakan suatu kelainan yang ada di otak kemudian meluas hingga menganggu otak sampai perkembangan motorik seperti sulit bergerak maupun berbicara.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS