WHO Akan Putuskan Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac dan Sinopharm

  • Bagikan
WHO Akan Putuskan Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac dan Sinopharm
Ini Syarat Orang yang Boleh Menerima Vaksin Sinovac

Menit.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan memutuskan akhir bulan ini atau Mei terkait izin penggunaan darurat untuk vaksin covid-19 dari Sinopharm dan Sinovac. Keputusan diambil setelah tinjauan yang diperpanjang.

“Kami menghubungi mereka untuk meninjau berkas yang telah diserahkan oleh kedua produsen vaksin,” kata pakar vaksinasi WHO Eropa Siddhartha Datta pada konferensi pers virtual, seperti dikutip AFP, Jumat 16 April 2021.

“Kami akan mendapatkan keputusan tentang daftar penggunaan darurat pada April atau awal Mei, jadi harap perhatikan itu,” ujar Datta.

BACA : Ini Syarat Orang yang Boleh Menerima Vaksin Sinovac

Panel WHO dalam tahap akhir peninjauan vaksin buatan Tiongkok mengatakan bahwa keputusan untuk setidaknya satu dapat diambil pada 26 April.

Sementara pertemuan kedua telah direncanakan pada 3 Mei, jika lebih banyak waktu diperlukan untuk membuat keputusan mengenai kedua vaksin.

Daftar WHO darurat semacam itu merupakan prasyarat untuk pembelian oleh fasilitas berbagi vaksin COVAX yang dirancang untuk mendapatkan suntikan ke negara-negara miskin.

Izin juga membantu memandu negara-negara dengan sistem regulasi yang kurang berkembang tentang keamanan dan kemanjuran vaksin.

Sejauh ini, WHO telah mengeluarkan daftar darurat untuk vaksin covid-19 Pfizer-BioNTech, serta versi vaksin AstraZeneca yang dibuat oleh Serum Institute of India dan AstraZeneca-SKBio Korea Selatan.

Salah satu vaksin lain dari Tiongkok, yaitu vaksin CanSino bergantung pada vektor virus untuk mengantarkan DNA guna memicu respons imun, teknik yang mirip dengan yang digunakan di vaksin AstraZeneca dan Johnson & Johnson.

Baik vaksin AstraZeneca dan Johnson & Johnson saat ini sedang diselidiki karena hubungannya dengan gumpalan darah yang sangat langka dikombinasikan dengan jumlah trombosit yang rendah.

CanSino mengatakan belum ada laporan pembekuan darah.

Vaksin Sinovac, yang digunakan di Indonesia, Hong Kong dan Brasil, bergantung pada virus korona yang tidak aktif untuk menghasilkan respons kekebalan. Ini merupakan teknik yang digunakan selama beberapa dekade termasuk melawan polio.

 

  • Bagikan