Penumpang Mobil Alphard Memaki Polisi Akhirnya Minta Maaf

Periyanto yang menumpangi mobil alphard memaki polisi itu videonya viral di media sosial. Penumpang mobil Alphard itu mengaku telah terjadi miskomunikasi.

Mobil Alphard Memaki Polisi

Menit.co.id – Penumpang mobil Alphard memaki polisi akhirnya minta maaf di Tasikmalaya, Jawa Barat. Pria pemumpang mobil Alphard itu bernama Periyanto.

Periyanto yang menumpangi mobil alphard memaki polisi itu videonya viral di media sosial. Penumpang mobil Alphard itu mengaku telah terjadi miskomunikasi.

Periyanto mengaku telah terjadi miskomunikasi lantaran pengalihan jalur. Sedianya, pria yang berdomisili di Bogor itu tengah menempuh perjalanan dari Yogyakarta ke Bogor.

“Kami mohon maaf karena tadi ada terjadi sedikit miskomunikasi, pengalihan jalur, terus sedikit ada ketegangan. Tapi kami mohon maaf dan kita sudah selesaikan dengan baik, terima kasih,” ucapnya.

Seperti di ketahui, Periyanto membentak polisi yang bertugas mengatur lalu lintas di simpang tiga Panyusuhan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (6/5), sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu mobil Alphard pelat F yang di tumpangi Periyanto di alihkan dari simpang tiga Panyusuhan, Ciawi, belok kiri ke jalur Ciawi-Singaparna. Polisi melakukan pengalihan karena kondisi lalin sudah macet.

Mobil mewah warna hitam itu bersama ratusan mobil lainnya lalu belok kiri ke jalur Ciawi-Singaparna. Rupanya mobil itu tak melanjutkan ke Singaparna, namun memutar kembali.

Saat kembali tiba di pertigaan Panyusuhan, Periyanto mendapati arus lalin sudah tak lagi di alihkan. Pria ini lalu membuka kaca belakang, lalu marah-marah.

Dia meminta semua pengendara di alihkan seperti yang menimpanya. Tak lama berselang, video rekaman itu menyebar di media sosial.

Sekitar pukul 13.00 WIB, mobil yang di tumpangi Periyanto kemudian di berhentikan petugas polisi dan TNI di pos Letter U Gentong untuk di mintai klarifikasi.

Pria Penumpang Mobil Alphard Memaki Polisi Minta Maaf

Setelah bertemu Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, dia akhirnya di perbolehkan melanjutkan perjalanan.

AKBP Aszhari mengatakan pihaknya dan pria itu sudah saling memaafkan. “Saya bilang kalau anggota saya ada salah, ya mohon di maafkan, dia juga sudah meminta maaf,” kata Aszhari.

Aszhari mengatakan yang bersangkutan sedang menempuh perjalanan dari Yogyakarta menuju Bogor. “Dia mengaku orang Jogja, lalu saya bilang biasanya orang Jogja itu santun. Dia langsung malu,” ujar Aszhari.

AKBP Aszhari mengaku memaklumi insiden itu dan tidak akan memperkarakan perbuatan pria tersebut.