Video Viral Oknum Polisi Maki Korban Pemerkosaan di Rokan Hulu

Anggota DPR Inisial DK

Menit.co.id – Video viral di duga oknum Polisi memaki dan mengancam korban pemerkosaan di Rokan Hulu, Riau, bikin geger publik di tanah Melayu.

Oknum Polisi mengumpat korban perempuan berinisial Z, dengan kata-kata kasar. Dari video amatir durasi 2 menit 30 detik yang di terima detikcom, terdengar suara dua orang marah-marah.

Kedua orang yang tak jelas wajahnya itu di duga anggota dari Polsek Tambusai Utara, Rokan Hulu. Lalu oknum polisi itu menuding keluarga Z dan suaminya berinisial S merekayasa kasus.

Kalimat ancaman berulang kali di utarakan kepada korban Z dan sang suami.

“Kami masih punya hati nurani, kalau nggak, masuk (penjara) kalian lo. Kau yang di tolong, kalian yang di tolong,” katanya.

Pria lainnya kembali melontarkan kalimat ancaman. Dia menyebut korban Z seperti lonte saat datang ke Polsek untuk melapor kasus pemerkosaan yang menimpanya.

“Jangan kayak gitu, pas datang kayak lonte kau, nangis-nangis kau. Udah kayak gini kau… (suara tidak jelas, red),” cetus pria lainnya.

Oknum itu kemudian meminta korban dan suaminya datang ke Polsek Tambusai Utara. Jika tidak, mereka diancam akan dijadikan tersangka.

“Kau bawa itu besok, jangan salahkan aku. Kutunggu kalian besok jam 8, lewat dari jam 10, kubuat kalian tersangkanya,” tegas pria tersebut.

Korban yang merasa di pojokkan dan di hina pun emosional. Suami korban, S, minta polisi bertindak adil dan tidak terus-terusan mengancam keluarganya.

“Bapak ngancam-ngancam awak terus, polisi ngancam awak. Awak korban kok diancam,” jawab S dengan nada kesal di video tersebut.

Pengacara korban, Andri Hasibuan, saat di konfirmasi membenarkan keributan di video itu adalah klien dan suaminya.

Upaya intimidasi dan ancaman itu di terima korban belum lama ini. “Iya betul, sudah saya tanyakan. Korban dan suaminya juga membenarkan (video viral),” kata Andri.

Kapolsek Tambusai Utara Bantah Video Viral Oknum Polisi

Kapolsek Tambusai Utara Iptu Raja Napitupulu mengaku telah menerima video tersebut. Namun Raja mengaku tak tahu siapa orang dalam video tersebut.

“Video yang saya dapat tidak ada (terlihat) wajahnya. Kalau itu kurang tahu kita, kalau tanya Kanit Reskrim enggak katanya,” kata Raja Napitupulu membantah video yang viral.

Raja Napitupulu mengaku sudah bertanya kepada Kanit Reskrimnya yang baru saja menjabat, Bripka Jupri Lumban Gaol. Jupri membantah mengancam korban.

“Kanit lama belum saya tanya. Kalau kanit yang baru Pak Jupri saya tanya nggak ada (pengancaman). Ya bagus tanya sama dia saja,” ucap Kapolsek sambil mematikan sambungan telepon.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS