5 Tanda Kepribadian Narsistik: Waspadai Jika Ada di Diri Anda atau Orang Terdekat

Sfile Mobi Nune Viral 9 Menit

MENIT.CO.ID – Narsisme, sebuah istilah yang sering dikaitkan dengan rasa cinta diri berlebihan, sebenarnya dapat menjadi pertanda gangguan kepribadian narsistik.

Gangguan ini ditandai dengan pola pikir dan perilaku yang fokus pada diri sendiri, kurangnya empati, dan kebutuhan konstan untuk dikagumi.

Melalui artikel ini, Anda akan mendapatkan informasi berupa tanda kepribadian narsistik yang perlu diwaspadai baik pada diri sendiri atau orang terdekat.

Sebelum mengetahui tanda kepribadian narsistik, ketahuilah apa itu kepribadian narasistik yang terdapat pada ulasan di bawah ini.

Apa Itu Kepribadian Narsistik?

Kepribadian narsistik adalah sebuah kondisi mental di mana seseorang memiliki rasa percaya diri yang berlebihan dan haus akan pujian. Mereka sering kali merasa lebih superior dibandingkan orang lain dan memiliki kebutuhan yang tinggi untuk dihormati dan dikagumi.

Gejala Kepribadian Narsistik:

  • Memiliki rasa percaya diri yang berlebihan dan merasa lebih penting daripada orang lain.
  • Selalu ingin dipuji dan dikagumi.
  • Memiliki rasa iri yang tinggi terhadap orang lain.
  • Sulit untuk menerima kritik.
  • Memanfaatkan orang lain untuk keuntungan pribadi.
  • Kurang memiliki empati terhadap orang lain.
  • Memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap orang lain.
  • Sering kali merasa marah dan frustrasi ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkan.

Penyebab Kepribadian Narsistik:

Penyebab pasti dari kepribadian narsistik belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kepribadian narsistik adalah:

  • Faktor genetik.
  • Pengalaman masa kecil, seperti diabaikan atau dimanjakan.
  • Trauma masa kecil.
  • Pola asuh yang tidak tepat.

Tanda Kepribadian Narsistik

Berikut 5 tanda kepribadian narsistik yang perlu diwaspadai:

1. Rasa Superioritas yang Berlebihan:

  • Percaya bahwa diri mereka lebih istimewa, cerdas, dan sukses dibandingkan orang lain.
  • Sering membanggakan pencapaian dan bakat mereka.
  • Meremehkan orang lain dan menganggap mereka tidak sebanding.

2. Kebutuhan Dikagumi dan Dipuji:

  • Selalu mencari pujian dan pengakuan atas pencapaian mereka.
  • Menjadi sensitif dan marah ketika tidak mendapatkan pujian yang diharapkan.
  • Memanfaatkan orang lain untuk mendapatkan pengakuan dan pujian.

3. Kurangnya Empati:

  • Kesulitan memahami dan merasakan apa yang orang lain rasakan.
  • Tidak peduli dengan kebutuhan dan perasaan orang lain.
  • Seringkali egois dan hanya memikirkan diri sendiri.

4. Reaksi Sensitif terhadap Kritik:

  • Sangat mudah tersinggung dan marah ketika dikritik.
  • Sulit menerima masukan dan saran dari orang lain.
  • Selalu ingin terlihat benar dan sempurna.

5. Memiliki Kebutuhan untuk Dikagumi:

  • Terobsesi dengan penampilan, status sosial, dan kekayaan.
  • Sering memamerkan kekayaan dan pencapaian mereka di media sosial.
  • Iri dengan kesuksesan orang lain dan berusaha untuk menjatuhkan mereka.

Jika Anda atau orang terdekat menunjukkan beberapa tanda di atas, penting untuk mencari bantuan profesional. Seorang psikolog atau psikiater dapat membantu Anda memahami diri sendiri dan mengatasi pola pikir dan perilaku narsistik.

Pengobatan Kepribadian Narsistik

Pengobatan kepribadian narsistik umumnya dilakukan dengan terapi, seperti terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi psikodinamik. Dalam beberapa kasus, obat-obatan dapat digunakan untuk membantu mengatasi gejala depresi atau kecemasan yang menyertai kepribadian narsistik.

Tips:

  • Berikan edukasi tentang narsisme kepada diri sendiri dan orang terdekat.
  • Belajarlah untuk lebih berempati dan memahami perasaan orang lain.
  • Hindari membandingkan diri dengan orang lain.
  • Kembangkan rasa percaya diri yang sehat dan realistis.
  • Cari bantuan profesional jika Anda merasa kesulitan mengatasi masalah narsisme.