Apakah Melihat Video 18 Membatalkan Puasa? Begini Jawabannya

Apakah melihat video 18 membatalkan puasa? Mengutip NU Online, menonton film dewasa bisa meningkatkan syahwat yang kuat melalui penglihatan.

Video 18 Membatalkan Puasa

Menit.co.id – Apakah melihat video 18 membatalkan puasa? Begitulah pertanyaan netizen di internet selama bulan Ramadhan 1443 Hijriyah tahun 2022.

Nonton film jadi salah satu kegiatan untuk mengisi waktu saat bulan puasa. Tapi sering kali kita penasaran, jika di tengah film tanpa sengaja kita melihat adegan dewasa, bagaimana dengan puasa kita?

Apakah melihat video 18 membatalkan puasa? Mengutip NU Online, menonton film dewasa bisa meningkatkan syahwat yang kuat melalui penglihatan.

Berdasarkan Mazhab Syafi’i, mazhab yang di setujui mayoritas ulama dan yang di jelaskan Imam An-Nawawi dalam Raudhatut Thalibin wa Umdatul Muftin ada dua kategori.

Yaitu 2 kategori syahwat yang bisa membatalkan puasa. Kategori pertama yaitu jika keluar sperma atau terjadi orgasme saat onani.

Kategori kedua yakni terjadinya ejakulasi atau orgasme saat adanya sentuhan fisik selain kemaluan, akibat berciuman, maka puasanya batal.

Namun jika menonton film dewasa tersebut tidak sampai menyebabkan keluar air mani, ejakulasi, atau orgasme, maka puasanya tidak batal.

Tapi para ulama tetap menyarankan orang berpuasa sebisa mungkin hindari menonton video 18, karena berimbas menyebabkan ejakulasi atau orgasme yang membatalkan puasa.

Kesimpulannya, menonton film yang ada adegan 18, meski menimbulkan syahwat, puasa tidak batal selama tidak menimbulkan orgasme.

Tapi ingat, hal ini bisa mengurangi hikmah dan nilai dari puasa itu sendiri. Apalagi salah satu tujuan dan hikmah puasa adalah mengendalikan berbagai jenis syahwat atau mengendalikan nafsu.

Ini karena pengendalian dari nafsu jadi tujuan tertinggi mengapa puasa Ramadhan di wajibkan oleh Allah. Sehingga kita tidak sekadar menahan dari lapar.

Menahan haus atau tidak boleh berhubungan badan semata, karena nafsu atau syahwat memiliki beragam jenis.

Hal ini juga jadi alasan orang puasa di minta menahan dari amarah, berkata kasar dan kotor, berbohong dan menipu yang bisa merusak nilai dan pahala dari puasa itu sendiri.