Kemuliaan Meminta Maaf dalam Islam

  • Bagikan
meminta maaf

Menit.co.id – Meminta maaf adalah tindakan sederhana, namun masih banyak yang enggan melakukan dan menganggapnya remeh. Padahal, didalamnya terkandung kemuliaan dalam Islam.

Melansir dari laman Buyayahya.org, Buya Yahya menyebut bahwa minta maaf adalah sifat yang mulia. Untuk itu penting segera meminta maaf jika bermasalah saudara atau teman, meskipun dalam posisi benar.

“Bersegeralah meminta maaf biarpun kita dalam posisi benar, itulah kemuliaan. Apalagi jika kita bersalah, maka kita harus segera meminta maaf,” tulis Buya Yahya.

BACA : Tidak Membayar Hutang Jadi Penghalang Masuk Surga

Lebih lanjut, Buya mengatakan bahwa orang yang meminta maaf terlebih dahulu derajatnya lebih tinggi dan lebih dicintai Allah SWT.

“Dalam hadits disebutkan, bahwa orang yang lebih dulu meminta maaf derajatnya di hadapan Allah SWT lebih tinggi dan lebih dicintai Allah SWT dari yang dimintai maaf. Maka dari itu jangan minta maaf hanya di saat kita bersalah,” jelasnya.

Meminta maaf juga tidak perlu menunggu momen khusus seperti saat di bulan Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri. Ustaz Adi Hidayat mengatakan meminta maaf itu tidak perlu ditunda-tunda.

“Meminta maaf itu bukan hanya saat Ramadan, tapi setiap waktu,” jelas Ustaz Adi Hidayat di kanal YouTube Sekilas Info.

Wa sari’a ila magfiratim mir rabbikum wa jannatin ‘arauhas-samawatu wal-ardu u’iddat lil-muttaqin (Surah Al Imran ayat 133)

Arti: Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.

Ustaz Adi menjelaskan bahwa ketika bersalah kepada seseorang segera meminta maaf. Tidak perlu menunggu momen tertentu.

“Bergegaslah, jangan ditunda. Seketika tunaikan, kalau punya kesalahan pagi, jangan nunggu siang. Khawatirnya sore meninggal. Jangan tunggu Ramadan khawatir malaikat maut datang duluan,” jelasnya.

  • Bagikan