Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan 2022

Bagi kalian yang yang sedang mencari Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan langsung saja membaca artikel di bawah ini. Karena kami memberikan teks naskah sidang Jumat.

Khutbah Jumat Bulan Syawal

Menit.co.id – Berikut ini naskah khutbah jumat menyambut Ramadhan 2022. Karena dalam hitungan hari, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa.

Naskah khutbah jumat menyambut Ramadhan sangat cocok untuk mengisi sidang jumat yang penuh barokah ini. Apalagi sudah melewati malam Nifsu Syaban.

Sebagai umat muslim, menyambut bulan Ramadhan dapat dengan melakukan hal-hal yang dapat mengurangi dosa dan menambah amal sholeh.

Berikut teks khutbah Jumat singkat tema Ramadhan 2022 tentang menghitung hari menyambut bulan Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Iqbal Gunawan, Lc.

Khutbah Pertama :

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدَ الشَاكِرِيْنَ ، وَأُثْنِيْ عَلَيْهِ سُبْحَانَهُ ثَنَاءَ المُنِيْبِيْنَ اَلذَّاكِرِيْنَ ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِلَهَ الْأَوَّلِيْنَ وَالآخِرِيْنَ وَقُيُوْمُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِيْنَ وَخَالِقِ الخَلْقِ أَجْمَعِيْنَ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ محمداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُهُ وَخَلِيْلُهُ وَأَمِيْنُهُ عَلَى وَحْيِهِ وَمُبَلِّغِ النَّاسَ شَرْعَهُ ؛ فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ .

أَمَّا بَعْدُ أَيُّهَا المُؤْمِنُوْنَ عِبَادَ اللهِ : اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى ، اِتَّقُوْا اللهَ فَإِنَّ مَنِ اتَّقَى اللهَ وَقَاهُ وَأَرْشَدَهُ إِلَى خَيْرٍ أُمُوْرٍ دِيْنِهِ وَدُنْيَاهُ .

Kaum muslimin sekalian….hilal puasa telah dekat kemunculannya, dan semakin hampir kedatangannya, semua orang menunggunya, dan hari-hari membuatnya semakin dekat.

Betapa banyak hati yang merindukan, dengan luapan rindu kepada mulianya hari-hari dan malam-malamnya.

Jiwa yang tekun dan bersungguh-sungguh dengan kata dan perbuatan puasa pada siang hari dan malamnya dengan tarawih

Bersiap-siaplah menyambutnya, menghadaplah kepada Allah Ta’ala dan kembalilah kepada-Nya, harapkanlah rahmat, kebaikan, dan karunia-Nya!, minta ampunlah dari kesalahan-kesalahan, merendahlah di hadapan-Nya!, agar Ia mengampuni dosa-dosa kalian.

Betapa banyak Ia hitung dari kalian dosa-dosa dan kesalahan. Dan jika datang bulan Ramadhan dan engkau terpilih untuknya.

Maka lepaslah pakaian hawa nafsu dan berdirilah diatas kaki. Jagalah Ia dari segala yang merusaknya dari keharaman-keharaman.

Dan kekanglah jiwa seperti engkau mengekang kuda. Bentengilah puasamu dengan cara diam dari berkata kotor

Tutuplah kedua matamu dengan pelupuknya. Jangan engkau berjalan dengan bermuka dua diantara manusia. Sejelek-jelek manusia adalah yang mempunyai dua wajah

Wahai hamba Allah…wahai yang akan berpuasa dari makan dan minum di siang hari pada bulan ramadhan, berpuasalah dari mendzalimi saudaramu sesama muslim.

Berhentilah dari memakan hartanya, menjatuhkan kehormatannya, dan menyia-nyiakan haknya, sebagaimana engkau berpuasa dari makan dan minum.

Wahai yang berpuasa dari makanan. Duhai seandainya engkau juga berpuasa dari berbuat kedzaliman. Apakah bermanfaat puasanya orang yang dzalim.

Yang perutnya penuh dengan dosa-dosa. Kaum muslimin sekalian…ingatlah kepada orang-orang miskin dan lemah serta orang-orang yang terkena musibah.

Kasihanilah mereka! Karena orang-orang yang sering mengasihani orang lain akan dikasihani pula oleh sang maha pengasih.

Kasihanilah mereka! bersedekahlah kepada mereka! Dekati mereka dan dekatkan mereka kepada kalian! Berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim!

وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Dan berbuat kebaikanlah! Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik. (QS.Al-Baqarah :195).

Wahai para pedagang di pasar-pasar…wahai yang mendatangkan barang dagangan dan memperdagangkannya, jauhilah sifat serakah dan tamak! Jangan kalian mengangkat harga dan bermain-main dengan harga!

Janganlah kalian menjual barang-barang palsu dan makanan yang sudah rusak, janganlah kalian mencurangi kaum muslimin yang menyebabkan kalian tertimpa doa-doa mereka dan terhapus dari golongan mereka.

Jauhilah harta yang haram karena ia adalah kesialan bagi pemiliknya, dan api bagi yang mengambilnya, serta musibah bagi yang mencarinya.

Kaum muslimin sekalian…hindarilah dari berlebih-lebihan dalam membeli belanjaan dan mempersiapkan jamuan-jamuan, karena pemborosan adalah tanda akan dicabutnya nikmat dan datangnya adzab, pujilah Allah atas apa yang kalian rasakan sekarang dari nikmatnya kehidupan, dan luasnya rezeki dengan menjaga nikmat-Nya dan mensyukurinya.

Kaum muslimin sekalian… dan barangsiapa yang masih mempunyai utang puasa ramadhan dan tidak ada udzur yang menghalanginya dari membayarnya. Maka hendaklah ia bersegera membayar utang puasanya tersebut sebelum masuknya bulan ramadhan.

Dan diharamkan berpuasa pada hari yang diragukan, kecuali seorang yang membayar puasa atau bertepatan dengan hari yang ia biasa berpuasa padanya, dari sahabat Abu Hurairah radiallahu ‘anhu : bahwasanya Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Janganlah salah seorang diantara kalian mendahului ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari kecuali seorang yang mempunyai kebiasaan puasa pada hari tersebut maka hendaklah ia berpuasa”.(Muttafaq ‘alaihi)

Sahabat ‘ammar bin yasir pernah berkata : siapa yang berpuasa pada hari yang diragukan berarti ia telah bermaksiat kepada Abu al-Qasim sallallahu ‘alaihi wa sallam, (HR.Tirmidzi).

أَقُوْلُ مَا تَسْمَعُوْنَ وَاَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْ لَكُمْ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.