Beda dengan Amien, Zulkifli Hasan Tegaskan Dukung Jokowi Tanpa Syarat

    Senin, 22 Juli 2019 - 14:28 Editor : Redaksi Dibaca : 214 Views

    Menit.co.id Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengisyaratkan partainya mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin sukses dalam memimpin Indonesia lima tahun ke depan.

    Pernyataan tersebut disampaikan sosok yang akrab disapa Zulhas saat diminta responsnya soal pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang menyebut salah syarat rekonsiliasi adalah pembagian kursi dengan perbandingan 55:45 persen.

    Namun, Zulhas menolak menanggapi pernyataan Amien tersebut dan hanya mau menanggapi pernyataan Amien yang memberikan kesempatan kepada Jokowi-Ma’ruf untuk memimpin Indonesia hingga 2024. Zulhas berkata, dukungan PAN pada Jokowi-Ma’ruf tanpa syarat.

    “Saya menanggapi itu saja, ‘kesempatan lima tahun’ kata Pak Amien. Saya mengatakan, kami dukung Pak Jokowi dan kami doakan supaya sukses. Lain-lain enggak saya tanggapi, enggak pakai syarat-syarat,” kata Zulhas di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (22/7).

    Ia pun mengingatkan rakyat sebagai pihak yang berdaulat telah menggunakan kedaulatannya sehingga pasangan Jokowi-Ma’ruf terpilih pada Pilpres 2019 lalu.

    Berangkat dari itu, lanjutnya, maka Jokowi-Ma’ruf selanjutnya memiliki hak prerogatif untuk menentukan susunan kabinet atau jajaran orang yang akan membantu menyukseskan pemerintahannya lima tahun ke depan.

    “Oleh karena itu, baik kabinet atau apapun namanya pembantu, jadi yang berdaulat tetap Jokowi. Oleh karena itu, kami enggak pake syarat-syarat, kami mendukung agar Jokowi sukses memimpin Indonesia,” tutur Ketua MPR itu.

    Sebelumnya, Amien menyebut dua syarat rekonsiliasi dengan kubu Jokowi-Ma’ruf yakni ide-ide dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diterima dan pembagian kursi dengan perbandingan 55:45 persen.

    Jika tidak, pihaknya memilih jadi oposisi. Bagi partai kubu 02 yang tetap menyeberang ke pemerintah, Amien menyebut mereka menanggung aib.

    “Misalnya disepakati, ayo bagi 55-45, itu masuk akal. Kalau sampai disepakati, berarti rezim (Jokowi) ini balik kanan, sudah jalan akalnya. Tapi ini kan enggak mungkin,” ujar Amien di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta, Sabtu (20/7).

    Hal ini dikatakannya terkait tawaran rekonsiliasi yang diajukan kubu Jokowi-Ma’ruf Amin kepada Prabowo-Sandiaga.

    Menurut Amien, rekonsiliasi mestinya didasarkan atas kesamaan program atau platform. Jokowi, lanjutnya, harus memiliki pandangan yang sama dengan Prabowo soal masa depan negara.

    Sebelumnya, pada Senin (15/7), Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menyatakan posisi parpol ditegaskan secara definitif dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Rakernas itu, kata dia, akan digelar setidaknya pada akhir bulan ini atau awal Agustus 2019.

    “Saya kira kalau kita bicara sikap PAN ke depannya ya nanti segala sesuatu akan diformalisasi melalui rakernas,” kata Eddy.

    Meski begitu, Eddy memastikan PAN akan selalu mendukung semua program pemerintahan Jokowi-Ma’ruf selama program-program itu pro rakyat dan demi kemajuan Indonesia.

    “Sudah disampaikan ketua umum bahwa kita dukung presiden dan wakil presiden terpilih, kita dukung program pemerintah sepanjang itu prorakyat dan propertumbuhan ekonomi pasti kita dukung,” kata Eddy.

    [cnnindonesia]



    Komentar Pembaca: