Cadas Pangeran, Jalan Berliku Tempat Yana Supriatna Hilang

Cadas Pangeran, Jalan Berliku

Menit.co.id – Cadas Pangeran adalah nama jalan berliku di Jawa Barat yang menghubungkan Kabupaten Sumedang dengan Bandung.

Cadas Pangeran sendiri menjadi viral setelah seorang warga bernama Yana Supriatna hilang secara misterius hingga kini posisinya belum di temukan.

Jalan yang membentang sepanjang 11 kilomter ini di bangun di masa penjajahan kolonial Belanda. Jalan ini termasuk ambisi Gubernur-Jenderal Hindia Belanda, Herman Willem Daendels.

Di balik manfaatnya membantu pergerakan moda transportasi masyarakat, ternyata jalan Cadas Pangeran menjadi bukti kekejaman bangsa Belanda.

Tak sedikit rakyat Indonesia mendapat perlakuan tak manusiawi dari mereka saat pembangunan Jalan Cadas Pangeran tempat Yana Supriatna hilang secara misterius.

Menurut laporan merdeka.com, pembangunan jalan dengan kontur berkelok tajam dan naik turun khas pegunungan tersebut telah membunuh 5.000 nyawa selama proses pembangunan.

Selain karena minimnya sarana penunjang, para pekerja rodi tersebut banyak yang berakhir menjadi mangsa dari hewan buas penunggu bukit di kawasan tersebut.

Tak sedikit pula para pekerja yang meninggal karena terkena wabah penyakit. Bahkan selama proses pembangunan, Gubernur Jenderal Daendels selalu berlaku semena-mena.

Jalan Berliku Cadas Pangeran

Perlakuan tak manusiawi dari Gubernur Jenderal Daendels pun tercium oleh Bupati Sumedang saat itu, Pangeran Kusumadinata IX, atau yang akrab di sapa Pangeran Kornel.

Ia pun meluapkan kemarahannya dengan mengunjungi proyek Jalan Cadas Pangeran sembari memegang kepala keris yang masih tertancap di tempatnya.

Saat tiba di lokasi, Pangeran Kornel pun bersalaman dengan Gubernur-Jenderal Daendels menggunakan tangan kirinya.

Menurut Budayawan Sumedang, Raden Moch Achmad Wiriaatmadja, jika simbolisasi berjabat tangan menggunakan tangan kiri itu mewakili amarah rakyat Sumedang.

Setelah berfungsi, kemudian jalur tersebut di bangun kembali di bagian bawah tebing jalur utama dengan tujuan dapat menampung kendaraan dengan volume lebih besar.

Selain itu Jalan Cadas Pangeran lawas di atas bukit juga tak lagi di gunakan. Pada 1990, pemerintah sedang gencar-gencarnya pembangunan perekonomian.

Yaitu berupaya mengaktifkan kembali jalur asli di atas tebing melalui proses pelebaran jalan. Namun terjadi kesalahan prosedur pengaktifan kembali jalur lawas pun menyebabkan longsor.

Pada 1995 jalur bawah di perbaiki ulang untuk menambah massa beban dan kualitas jalan lewat sistem Road Contilever Construction sehingga badan jalan menjadi lebih lebar.

Bagian kalian yang melintasi jalan ini akan di suguhi keindahan alam. Pepohonan hijau tampak asri tumbuh berdampingan di sepanjang jalan ini.

Namun kini, Jalan Cadas Pangeran menjadi viral karena Yana Supriatna hilang secara miterius. Meski sepeda motornya di temukan, namun kondisi Yana belum di ketahui keberadaanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS