Cerita Pilu Keluarga Korban Bentrok Ormas di Karawang

  • Bagikan
Bentrok Ormas di Karawang

Menit.co.id – Bentrok Ormas di Karawang, Jawa Barat pada Rabu (24/11) kemarin menelan korban hingga meninggal dunia.

Korban tewas dalam bentrok ormas di Karawang adalah Achmad Sudir (41) warga Desa Demaan, Rembang, Jawa Tengah.

“Kerjaannya sehari-hari petani, kadang juga tukang pijat karena memang pintar pijat. Kami dari keluarga terus terang merasa kehilangan. Karena kakak saya ini orangnya memang baik,” kata adik ipar korban, Sustiyono, di rumah duka, Desa Demaan, Kecamatan Gunem, Rembang, Kamis (25/11/2021).

Achmad Sudir meninggalkan dua orang anak. Rencananya setelah tiba di rumah dua, jenazah Sudir akan langsung di makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Demaan, Kecamatan Gunem, Rembang.

“Kemarin sempat curhat sama saya, ngomong kalau mau menikahkan anak laki-lakinya yang pertama. Rencananya ya tahun 2022 besok, pas bulan Syawal. Baru saja empat hari yang lalu ngobrol sama saya soal itu,” terang Sudiyono yang juga merupakan anggota DPRD Rembang ini.

“Keluarga dapat infonya, Pak Sudir ini berangkat ke Karawang karena mewakili GMBI Rembang ikut berorasi di sana. Infonya soal limbah,” kata Sulistyono, seperti laporan detikcom.

Sustiyono meminta agar aparat menyelidiki kasus tersebut dengan tuntas. Ia juga meminta agar seluruh pelaku dapat di proses secara hukum dengan tegas.

“Itu kan di keroyok, kami meminta agar pihak berwajib segera memberikan kejelasan tentang kasus ini. Terhadap para pelaku ini, agar di proses semuanya secara hukum dengan tegas,” terangnya.

Di beritakan sebelumnya bentrok ormas di Karawang terjadi di Jalan Interchange atau di depan Hotel Resinda, kemarin.

Korban tewas yakni Achmad Sudir (41) merupakan anggota Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Sudir meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di RS Mandaya Hospital Karawang.

Kronoligi Bentrok Ormas di Karawang

Ketua Distrik GMBI Karawang, Asep Mulyana mengungkap peristiwa itu terjadi saat Sudir dan dua temannya sedang mencari makan usai demo di PT Ichie.

“Tiba-tiba kelompok orang dari berbagai ormas di Karawang menyerang kendaraan yang di kendarai almarhum dan kedua anggota lainnya,” kata Asep Mulyana saat di hubungi melalui WhatsApp (WA), Kamis (25/11).

Polisi telah mengamankan beberapa orang terkait kasus itu. Sedangkan beberapa orang lainnya juga masih dalam pengejaran polisi.

“Kami sudah mengamankan 7 orang yang di duga terlibat dalam bentrok kemarin yang membuat 3 orang mengalami luka kritis. Beberapa orang masih kami kejar untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka,” kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono usai gelar pasukan dalam pengamanan di Lapang Karangpawitan, kemarin.

“Negara harus hadir dan tidak boleh kalah oleh premanisme dan anarkisme. Siapapun itu akan kita hadapi jika mereka melanggar hukum,” lanjut dia.

  • Bagikan