Dua Pimpinan Klaim Hubungan Polri dan KPK Tetap Solid

    Selasa, 19 September 2017 - 14:19 Editor : Redaksi Dibaca : 173 Views

    Menit.co.id – Dua tapuk pimpinan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeklaim bahwa hubungan Polri dan KPK tetap solid.

    Penegasan pertama disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menegaskan hubungan pimpinan KPK dan Polri tetap solid.

    “Hubungan kami tidak pernah tidak harmonis,” kata Agus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

    Agus mendatangi Mabes Polri, didampingi dua wakil ketua KPK –Laode M Syarif dan Saut Situmorang– untuk menghadiri upacara serah terima jabatan di Polri yang terkait dengan KPK, yakni Kepala Lemdiklat dan Asisten Logistik Kapolri.

    “Kedatangan kami karena diundang serah terima jabatan yang erat hubungannya dengan KPK, diklat dan logistik,” ujar Agus.

    Dia mengakui, terjadi dinamika hubungan KPK dengan anggota Polri sehingga harus mencari jalan keluar. “Dinamika yang ada, kami terus mencari win win solution di kedua belah pihak,” kata Agus.

    Sementara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan terima kasih kepada pimpinan KPK karena telah hadir dalam acara sertijab.

    Tito menyatakan Polri berkomitmen terus membina hubungan baik dengan KPK. “Hubungan pimpinan kedua lembaga sangat baik. Saya selalu tegaskan bahwa Polri komitmen untuk bangun hubungan dengan KPK, sinergi dengan KPK,” tegas Tito.

    Tito berharap kedepannya jangan ada lagi pihak-pihak yang mencoba mengadu domba Polri dengan KPK.

    Pada upacara serah terima jabatan, Kapolri melantik Brigjen Pol Asep Suhendar sebagai Asisten Logistik Kapolri.

    Mantan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Anton Wahono dilantik sebagai Staf Ahli Manajemen Kapolri, sedangkan Irjen Pol Unggung Cahyono dilantik menjadi Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri yang sebelumnya dijabat Komjen Pol Moechgiyarto.

    Mutasi ini tercantum dalam Surat Telegram bernomor ST/2194/IX/2017 tertanggal 13 September 2017. Demikian dikutip dari Antara.

    Ada Pihak yang Senang Adu Domba Polri dengan KPK

    Kepala Kepolisian RI, Jenderal Tito Karnavian mengatakan, ada saja pihak-pihak yang senang jika hubungan Polri dan KPK tidak harmonis. Sehingga, mereka kerap berupaya untuk menciptakan situasi ketegangan antara polri dan KPK.

    Padahal, lanjut Jenderal Bintang empat ini, hubungan KPK dan Polri sejatinya amat sangat solid. Sehingga, Tito berharap, agar benturan-benturan dan adu domba antara polri dan KPK tidak terjadi lagi.

    “Kita tidak ingin ada benturan dan adu domba yang lain dari pihak-pihak lain yang seneng kalau KPK dan Polri tidak solid,” ujar Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/9).

    Tito tidak menampik ada saja dinamika-dinamika internal yang terjadi antara Polri dan KPK. Namun, sebisa mungkin juga harus dicarikan solusi dan diselesaikan sehingga tidak berbuntut panjang.

    “Kami berusaha mencarikan solusi, karena yang kita inginkan yaitu hubungan yang bersinergi,” ungkapnya.

    Dalam pemberantasan korupsi pun, lanjut Tito, KPK tetap menjadi leading sektornya. Karena KPK memiliki kelebihan sebagai relasi yang di independen dan bisa fokus pada kasus-kasus tersebut.

    Misalnya, dengan banyaknya KPK melakukan OTT terhadap kepala daerah di pelbagai wilayah. Kepolisian pun bisa berbagi tugas sesuai dengan kewenangannya.

    Dikutip dari Republika, “Contoh soal sembako pada saat lebaran lalu, saat semua bergerak (mafia) pada tiarap semua, sehingga harga menjadi stabil menyelamatkan uang masyarakat dan bersubsidi bisa raturan triliun. Kami bisa mengisi itu,” ucapnya.

    (rpk/ant)



    Komentar Pembaca: