Dugaan Pencemaran Nama Baik, Petinggi PKS Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

  • Bagikan

Menit.co.id – Ketua Progres 98, Faizal Assegaf, melaporkan beberapa petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terkait dugaan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik, ke Polda Metro Jaya.

“Intinya, hari ini resmi dilaporkan Presiden PKS (Sohibul Iman), Mardani Ali Sera, Fahri Hamzah, Anis Mata, ada juga beberapa akun yang saya duga berafiliasi dengan PKS dalam rangka pengapuran fakta-fakta radikalisme dan terorisme di Indonesia,” ujar Faizal, Senin (21/5).

Faizal menilai, sejumlah petinggi PKS yang dilaporkan diduga mendukung secara terbuka radikalisme dan terorisme di Indonesia.

“Salah satunya adalah pernyataan Anis Mata menyangkut dukungan pada gembong teroris Osama bin Laden yang merupakan pintu masuk saya untuk mengadukan mereka, bahwa partai ini (diduga) berafiliasi dengan kekuatan-kekuatan teroris international dan dibiarkan oleh DPP PKS tanpa ada klarifikasi dan konfirmasi untuk dipanggil saudara Anis Mata itu dalam persidangan internal DPP Partai untuk menghentikan pujian terhadap gembong teroris Osama bin Laden,” ungkapnya.

Menyoal itu pernyataan di mana, Faizal mengatakan, di media resmi PKS. “Media resmi mereka, sudah di-screen shoot, kemudian mereka tutup,” katanya.

Lantaran hal itu, terjadi perdebatan di ruang publik dan media sosial antar-kedua belah pihak. Kemudian Faizal dilaporkan ke Polda Jawa Timur (Jatim). “Ini saya laporkan balik (di Mapolda Metro Jaya),” ucapnya.

“Ini (menunjukan bukti), puisi pujian petinggi PKS Anis Mata terhadap Osama bin Laden. Ini sudah ditutup sama media resmi mereka, tetapi puisi ini kan beredar luas dan dibiarkan oleh mereka. Ini yang menjadi pertengkaran kami di ruang publik, media sosial, dan mereka menyatakan saya melakukan fitnah keji. Atas dasar kalimat fitnah keji itu, saya melapor mereka. Perbuatan tidak menyenangkan, ujaran kebencian, dan semoga data-data keterlibatan mereka untuk menggoreng isu teroris ini, untuk mendukung kekerasan di Indonesia, (juga) diproses,” tambahnya.

Faizal mengungkapkan, Fahri Hamzah juga menudingnya didukung oleh orang kuat dan melakukan fitnah terkait postingannya berisi testimoni kaderisasi di internal PKS.

“Saya membeberkan salah satu testimoni kaderisasi di internal PKS, kemudian saya posting, dan Fahri Hamzah mengatakan saya didukung oleh orang kuat, saya melakukan fitnah, saya melakukan kebohongan. Makanya saya laporkan yang bersangkutan,” tandasnya.

Laporan yang dibuat Faizal tercatat dalam nomor laporan polisi LP/2743/V/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 21 Mei 2018, terkait pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik yang diatur Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

Sumber: BeritaSatu.com

  • Bagikan