Hotman Paris Temui Ketua MUI Sampikan Mohon Maaf ke Umat Islam

Hotman Paris Temui Ketua MUI

Menit.co.id – Hotman Paris Hutapea mendatangi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafiw untuk meminta maaf terkait promo minuman keras Muhammad dan Maria di Holywings.

Ketua MUI Cholil menganggap, mempromosikan miras gratis untuk pemilik nama Muhammad dan Maria merupakan ide yang terlalu kreatif tanpa memikirkan efek dari promosi tersebut.

“Ini anak buah abang sikapnya terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama mungkin niatnya baik atau wallahualam bissawab,” ucapnya dalam kanal YouTube Cholil Nafis Official.

Ia juga mendukung proses hukum yang terus bergulir. Ia berharap, nantinya proses hukum dapat memberikan efek jera bagi siapaun orangnya.

“Nah, tentu tadi berkenaan dengan penegakan hukum, kami setuju ini terus di proses untuk pembelajaran. Saya sepakat ini di teruskan di ranah pengadilan,” ujar Cholil.

Sebelumnya, penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan enam karyawan Holywings sebagai tersangka dalam kasus promosi miras gratis untuk nama Muhammad dan Maria.

Keenamnya masing-masing berinisial EJD (27), DAD (27), NDP (36), EA (22), A (25), dan AAM (25).

Mereka terdiri dari berbagai jabatan, seperti direktur kreatif Hollywings sampai media social officer yang bertugas mengunggah poster promosi miras untuk nama Muhammad dan Maria ke media sosial.

“Penyidik berpendapat bahwa ada beberapa orang yang akan di mintain pertanggungjawaban secara hukum,” kata Kombes Budhi Herdi Susianto.

“Sehingga terhadap beberapa orang tersebut dinaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka. Ada enam orang yang kita jadikan sebagai tersangka,”ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Mereka di jerat sejumlah pasal. Yaitu, Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 dan Pasal 156 atau pasal 156a KUHP.

Kemudian, Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Ancaman hukumannya paling lama 10 tahun penjara.

Polisi juga mengungkap motif para pelaku yang diketahui guna menarik para pengunjung ke sejumlah outlet Holywings yang mengalami penurunan penjualan.

“Mereka membuat konten-konten tersebut untuk menarik pengunjung datang ke outlet HW. Khususnya ke outlet yang penjualannya di bawah 60 %,” ujarnya.

Hotman Paris Minta Maaf Promo Miras Holywings

Hotman Paris Hutapea bertemu dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis. Ia datang untuk meminta maaf terkait promo miras untuk pemilik nama Muhammad dan Maria.

“Saya Hotman Paris selaku salah satu pemegang saham di Holywings, datang bersilaturahim ke rumah bapak kyai Cholil Nafis selaku Ketua Pusat MUI dan Rais Syuriah PBNU.” kata Hotman.

Atas kesalahan yang di lakukan oleh staf Holywings, yang telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan medsos (media sosial), dan menimbulkan ketersinggungan umat Islam,” ucapnya.

Hotman juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh umat Islam. Ia mengaku akan melakukan proses hukum terhadap kasus promosi miras tersebut.

Atas nama pribadi dan institusi Holywings, Hotman memohon maaf kepada Kiai Cholil Nafis dan juga kepada umat Islam.

“Mudah-mudahan permohonan maaf kami ini di kabulkan dan kami menyerahkan agar masalah ini benar-benar di selesaikan melalui proses hukum,” kata Hotman.

Sementara itu, Cholil menyambut positif permintaan maaf Hotman. Ia juga mengajak umat Islam untuk menerima permintaan maaf yang disampaikan Hotman.

“Makasih bang. Masyaallah saya mengucapkan terima kasih dan bangga abang bisa klarifikasi tabayun ke rumah ini dan sebagai pribadi,” kata Ketua MUI.

“Saya memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan. Dan sebaik-baiknya orang yang berbuat kesalahan adalah yang perbaiki, bertobat dan juga meminta maaf,” katanya.

“Tentu umat Islam kita memaafkan karena kita adalah orang baik.” tutur Cholil kepada Hotman Paris Hutapea selalu pemilik sebagaian saham Holywings.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS