Kabar Ferdy Sambo Terbaru, Timsus Polri Cari Bukti di Magelang

Kakak Asuh Ferdy Sambo
Satu tahun di Polda Metro Jaya, Ferdy ditarik ke Mabes Polri untuk mengisi jabatan Kepala Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal dengan pangkat Komisaris Besar. Lalu, pada 8 November 2019, Kepala Polisi Jenderal Idham Azis mengangkat Ferdy sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pangkatnya naik menjadi Brigadir Jenderal. ANTARA

Menit.co.id – Kabar Ferdy Sambo terbaru adalah keberadaan Timsus Polri sedang di Magelang, Jawa Tengah, untuk menelusuri pemicu pembunuhan Brigadir J.

Tim Khusus Polri bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sedang berada di Magelang untuk menelusuri pemicu Irjen Ferdy Sambo otaki pembunuhan Brigadir J.

“Tim sedang di Magelang untuk menelusuri kejadian di sana agar secara utuh kejadian bisa tergambar,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Minggu (14/8/2022).

Dalam hal itu, dia tidak menyebutkan barang bukti spesifik yang di cari Timsus. “Yang pasti hal yang di butuhkan penyidik,” kata Agus menjelaskan kasus Ferdy Sambo terbaru.

Menurut Agus, keberadaan timsus ke Magelang sekaligus untuk menganalisa rangkaian peristiwa sebelum pembunuhan Brigadir J berlangsung di rumah dinas Kadiv Propam Polri.

Namun, Agus tak menjelaskan detail terkait hasil penelusuran ke Magelang. “Yang pasti tahu apa yg terjadi ya Allah SWT…, Alm (Brigadir J) dan bu PC,” katanya.

“Kalaupun Pak FS dan saksi lain seperti Kuat, Riki, Susi dan Ricard hanya bisa menjelaskan sepengetahuan mereka,” tutur Agus menjelaskan perkembangan kasu terbaru Sambo.

Dalam kasus itu, Polri telah menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus sopir Kuat Ma’ruf dan Bripka Ricky Rizal.

Polri memastikan tidak ada peristiwa tembak-menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Sambo.

Irjen Ferdy Sambo pun di duga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS