Megawati Mengenang Belajar Menari Bersama Rachmawati Soekarnoputri

  • Bagikan
Megawati Soekarnoputri Mengenang Belajar Menari Bersama Rachmawati
Megawati Soekarnoputri dan rachmawati soekarnoputri

Menit.co.id – Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri merasa sangat kehilangan atas meninggalnya sang adik, Rachmawati Soekarnoputri. Megawati dan Rachmawati disebut punya banyak momen bersama, salah satunya saat belajar menari di Istana.

Megawati dan Rachmawati merupakan putri Proklamator Sukarno. Keduanya dibesarkan di Istana ketika Sukarno menjabat Presiden RI pertama.

“Ibu Megawati Soekarnoputri sangat berduka. Ibu Rachmawati adalah adik beliau, yang tumbuh dan sama-sama besar di Istana Negara, belajar menari bersama,” ucap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kepada wartawan, Sabtu (3/7/2021).

Dia mengatakan Megawati dan Rachmawati juga sama-sama berjuang untuk meneladani pemikiran dan perjuangan Bung Karno. Hasto mengatakan Megawati mendoakan agar almarhumah Rachmawati diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“(Megawati dan Rachmawati) juga berjuang guna meneladani keseluruhan pemikiran dan perjuangan Bung Karno, Proklamator dan Bapak Bangsa Indonesia. Semoga husnul khotimah,” ucap Hasto.

Dia mengatakan Megawati telah menghubungi putra tertua Rachmawati, yakni Rommy Soekarnoputro. Megawati dan PDIP, kata Hasto, memberikan penghormatan terbaik bagi Rachmawati Soekarnoputri.

“PDI Perjuangan mengucapkan dukacita yang mendalam. Kami mendoakan Ibu Rachmawati dan Partai memberikan penghormatan terbaik bagi almarhumah,” ucapnya.

Diah Pramana Rachmawati Soekarno alias Rachmawati Sukarnoputri meninggal dunia hari ini di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Rachmawati dirawat sejak akhir Juni 2021 karena positif Corona.

Jenazah Rachmawati tak dibawa ke rumah duka. Setelah disalatkan, jenazah langsung dibawa ke TPU Karet Bivak untuk dimakamkan sesuai protokol pemakaman jenazah pasien Corona.

Hj. Rachmawati Soekarnoputri, S.H., M.H. atau bernama lengkap Diah Pramana Rachmawati Soekarno (lahir di Jakarta, 27 September 1950 – meninggal di Jakarta, 3 Juli 2021 pada umur 70 tahun) adalah politikus Partai Gerakan Indonesia Raya, pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Bung Karno, dan pendiri Partai Pelopor. Ia adalah putri dari presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno.

Profil Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia karena Corona

Kabar duka hari ini, politikus Rachmawati Soekarnoputri meninggal dunia karena COVID-19. Berikut adalah profil dan riwayat hidup Rachmawati.

Dikutip dari situs Kepustakaan Presiden, Perpustakaan Nasional, Sabtu (3/7/2021), Rachmawati bernama lengkap Diah Pramana Rachmawati Soekarno.

Rachmawati adalah putri Proklamator Sukarno yang menikah dengan Fatmawati. Rachmawati lahir di Jakarta pada 27 September 1950 dan meninggal dunia pada usianya yang ke-70.

Ketika Fatmawati meninggalkan Istana sebagai protes atas pernikahan Presiden Sukarno dengan Hartini, Rachmawati masih berusia 3 tahun pada 1953.

Rachmawati menempuh pendidikan SD dan SMP di Perguruan Cikini, Jakarta, SMA Santa Ursula, Jakarta.

Rachmawati belajar menari Jawa, Sunda, dan Sumatera. Olahraganya anggar, renang, dan bulutangkis. Semula ia bercita-cita ingin menjadi dokter, tetapi ia lulus dari SMA jurusan sosial dan akhirnya ia kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1969.

Selanjutnya, lanjut kuliah, partai politik:

Dia melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia namun tidak selesai pada 1969. Pada 6 Oktober 2016, Rachmawati mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Kim Il Sung, Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara).

Di ranah aktivisme politik, sosial, dan pendidikan, Rachmawati pernah menjadi Ketua Gerakan Pemuda Marhaen (GPM), Pengurus Yayasan Bung Karno, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Soekarno.

Dalam kepartaian, Rachmawati sempat mendirikan Partai Pelopor (2002-2012). Selanjutnya, dia masuk Partai NasDem (2012-2014), dan terakhir tokoh nasional ini berlabuh di Partai Gerindra hingga tutup usia.

  • Bagikan