Menpora Kenakan Pakaian Sakera di Istana Negara

    Kamis, 17 Agustus 2017 - 16:25 Editor : Redaksi Dibaca : 327 Views

    Menit.co.id – Warna-warni pakaian adat nusantara mewarnai Istana Negara pada peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8).

    Seluruh jajaran kementerian, pejabat lembaga negara, bahkan orang nomor satu Republik Indonesia, Joko Widodo, wajib mengenakan pakaian adat.

    Tak terkecuali pula sang pembantu Presiden, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Hadir dalam upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih di Istana Negara, Menpora memilih mengenakan pakaian adat sukunya sendiri.

    Ya, pria kelahiran Bangkalan tersebut tampil mengenakan pakaian sakera, khas suku Madura. Menggunakan setelan hitam dengan berselendang batik Madura dan mengenakan odheng atau belangkon khas Madura.

    Sang istri, Shobibah Rohmah, tampak menemani Menpora, juga dengan mengenakan setelan pakaian adat Madura.

    Usai upacara pengibaran bendera, Menpora mengucapkan terima kasih kepada para pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka), yang berhasil menunaikan tugas mereka.

    “Alhamdulillah mereka telah berhasil menjalankan tugas negara dengan baik meskipun berat,” ucap Menpora seperti dikutip dari situs resmi Kemenpora.

    Sebanyak, 68 Paskibraka merupakan perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia. Mereka telah melewati Diklat Paskibraka satu bulan penuh di bawah binaan Kemenpora melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda di PPPON Kemenpora, Cibubur, Jakarta.

    “Terima kasih kepada seluruh pembina, pelatih, pak lurah yang telah mengawal mereka karena ini adalah bagian penting dari keluarga besar Paskibraka.”

    “Kepada generasi selanjutnya harus berpikir positif, berperilaku positif dan harus menginspirasi serta menjadikan sejarah bagus kepada generasi selanjutnya,” tambahnya.

    Sementara itu, pembawa Baki Sang Saka Merah Putih, Fariza Putri Salsabila, mengaku sempat grogi saat ditunjuk mengemban tugas mulia itu. Namun, dia pun berhasil melaksanakan tugas dengan baik.

    “Deg-degan banget tadi karena tidak menyangka dipercaya buat membawa baki,” kata siswi SMAN 1 Blitar, Jawa Timur ini berkaca-kaca.

    Dia mengaku senang dan bangga dapat berkenalan dengan anggota Paskibraka dari seluruh Indonesia. “Semua sudah seperti jadi keluarga sendiri dan jiwa korsa disana sudah terbentuk,” ujar putri kedua dari dua bersaudara ini.

    (cnn/cnn)



    Komentar Pembaca: