Pertemuan AHY dan Moeldoko di Istana Negara: Salaman Singkat dan Tanda Perdamaian?

Pertemuan AHY dan Moeldoko di Istana Negara

MENIT.CO.ID – Dua figur politik yang sempat berseteru, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko, bertemu di Istana Negara pada Senin (26/2) sebelum sidang kabinet dimulai. Momen ini menjadi sorotan publik, mengingat kisruh perebutan kepemimpinan Partai Demokrat di masa lalu.

Pertemuan AHY dan Moeldoko berlangsung singkat, hanya sebatas berjabat tangan dan saling menyapa. Tidak diketahui secara pasti isi percakapan mereka, namun gestur ini dianggap sebagai tanda perdamaian dan upaya mencairkan hubungan yang sempat memanas.

Sebelumnya, Moeldoko absen dalam pelantikan AHY sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada 21 Februari 2023. Saat itu, Moeldoko menjelaskan ketidakhadirannya karena harus menjalankan tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan di Sri Lanka.

AHY: Ingin Berkenalan dan Bersilaturahmi

AHY dalam keterangannya sebelum sidang kabinet menyatakan tidak ada agenda khusus untuk bertemu Moeldoko. Ia menegaskan ingin menjalin hubungan baik dengan semua menteri Kabinet Indonesia Maju, termasuk Moeldoko.

“Saya ingin berkenalan, bersilaturahmi dengan semua menteri Kabinet Indonesia Maju karena semua adalah kolega. Saya tidak ingin tidak fokus,” ujar AHY.

Dinamika Politik dan Koalisi

Pertemuan AHY dan Moeldoko menarik perhatian publik karena konteks politiknya. Demokrat yang dipimpin AHY kini berada di luar pemerintahan Jokowi dan bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo-Gibran, sedangkan Moeldoko adalah tangan kanan Jokowi.

Meskipun singkat, pertemuan ini menunjukkan sinyal positif dan membuka peluang komunikasi yang lebih baik antara kedua pihak. Hal ini penting, terutama dalam dinamika politik dan koalisi menjelang Pilpres 2024.