Presiden Tagih Janji Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

Tito Karnavian menunjukkan sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7). (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Menit.co.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan kembali mengundang Kapolri Jenderal Tito Karnavian guna mengetahui perkembangan penyelidikan kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan.

Jokowi mengatakan, pemanggilan itu supaya permasalahan yang telah terjadi sekitar enam bulan lalu segera mendapat titik terang dan segera selesai.

“Yang jelas semua masalah memang harus gamblang, harus jelas, dan harus tuntas,” ujar Jokowi di Tol Becakayu, Jumat (3/11).

Jokowi tak berkomentar lebih banyak terutama mengenai desakan publik agar pemerintah segera membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) kasus ini.

Presiden sebelumnya telah memanggil Kapolri sekitar 100 hari setelah penyiraman terjadi. Tito menyampaikan, kepolisian telah menemukan terduga pelaku berdasarkan informasi saksi yang berada di sana lima menit sebelum kejadian.

Jokowi kala itu memberikan waktu menyelesaikan perkara karena penyelidikan berkembang. Setelah pertemuan itu Polri tak kunjung mengungkap perkembangan nyata dari penyelidikan.

Kemarin, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto bahkan mengatakan, proses pengungkapan pelaku teror relatif sulit karena pelakunya langsung kabur.

Sumber: cnnindonesia.com