Rizieq Syihab Klaim Acara Pernikahan Anaknya Terapkan Prokes

  • Bagikan
Rizieq Shihab

Menit.co.id – Rizieq Syihab mengklaim penyelenggaraan pernikahan putrinya sudah sesuai dengan protokoler kesehatan ketat yang mereka sudah siapkan.

Namun lantaran pernikahan tersebut berbarengan dengan adanya acara Maulid Nabi Muhammad SAW membuat kerumunan massa yang datang tidak terbendung.

Rizieq pun mengaku telah menyatakan bersalah dengan membayar denda yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta. Hal itu diungkapkan Rizieq Syihab dalam sidang eksepsi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (26/3/2021).

“Tanggal 15 November 2020. Saya mengadakan resepsi pernikahan di rumah saya yang di Petamburan dengan prokes (protokol kesehatan) superketat, seperti undangan sangat terbatas, tamu digilir per grup dengan jam berbeda, semua tamu memakai masker dan jaga jarak, dan waktu juga sangat dibatasi,” dalam keterangan tertulis yang diterima media dari tim kuasa hukumnya, Jumat (26/3/2021).

BACA : Pelanggaran Kerumunan Habib Rizieq Shihab Tak Boleh Diproses Kembali

“Saya dan panitia Maulid juga telah membayar denda sebesar Rp 50 juta karena terjadi pelanggaran prokes dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW walau tanpa sengaja dan di luar kendali. Sedangkan acara resepsi pernikahan di rumah saya tidak ada pelanggaran prokes,” tambah Rizieq.

Rizieq sendiri mengklaim dirinya telah melakukan isolasi diri setelah tiba di kediamannya di Petamburan usai penerbangan dari Arab Saudi.

“Saya menerima kembali paspor saya, sekaligus mendapat clearance kesehatan dari pihak bandara dan keterangan bahwa saya dan keluarga yang baru pulang dari Saudi harus isolasi mandiri. Sejak saat itu saya dan keluarga melakukan isolasi mandiri di rumah kami di Sentul, Bogor,” lanjutnya.

Terkait dengan kerumunan yang terjadi di Bandara Soetta, dalam eksepsinya, Rizieq yang didampingi tim kuasa hukumnya juga terjadi lantaran adanya izin dari Menko Polhukam Mahfud MD.

“Ledakan jumlah massa penjemput di bandara adalah akibat dari pengumuman kepulangan saya dari Saudi yang diumumkan langsung oleh Menko Polhukam Mahfud Md di semua media TV nasional sambil mempersilakan massa datang untuk menjemput,” tegasnya.

“Kerumunan bandara jauh lebih besar dibandingkan dengan kerumunan Maulid di Petamburan. Dari segi jumlah massa, dalam kerumunan bandara mencapai jutaan orang, sedangkan jumlah massa dalam kerumunan Maulid di Petamburan hanya beberapa ribu saja dan dari segi prokes, maka kerumunan bandara sama sekali tidak ikut prokes, sedangkan kerumunan Maulid di Petamburan mengikuti prokes walau tanpa disengaja ada terjadi pelanggaran,” tandasnya.

Sidang eksepsi yang di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang dihadiri langsung oleh Rizieq Syihab dijaga ketat oleh sejumlah petugas dari unsur TNI, Polri dan Satpol PP. Tim kuasa hukum Rizieq yang diizinkan masuk ke dalam ruang persidangan hanya tujuh orang.

  • Bagikan