Siapa Solihin GP? Mantan Gubernur Jawa Barat Meninggal Dunia

Solihin GP

MENIT.CO.ID – Solihin GP adalah Mantan Gubernur Jawa Barat periode 1970-1975 telah meninggal dunia. Solihin Gautama Purwanegara nama lengkap Solihin GP.

Kabar duka datang dari Jawa Barat. Mantan Gubernur Jawa Barat periode 1970-1975, Letjen TNI (Purn.) Solihin Gautama Purwanegara atau dikenal dengan Solihin GP, meninggal dunia pada hari Selasa, 5 Maret 2024, dini hari sekitar pukul 03.09 WIB di Bandung.

Solihin GP menghembuskan nafas terakhirnya di usia 97 tahun. Ia dikenal sebagai sosok pemimpin yang sederhana, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap pembangunan Jawa Barat.

Karier Militer dan Politik

Solihin GP lahir di Tasikmalaya pada 21 Juli 1926. Ia mengawali karir militernya di masa revolusi sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat Kabupaten Bogor, kemudian bergabung dengan Divisi Siliwangi.

Karirnya terus berkembang, ia pernah menjabat sebagai Pangdam Siliwangi (1966-1967), Pangdam Brawijaya (1967-1968), dan Gubernur Akabri Darat (1968-1970).

Pada tahun 1970, Solihin GP ditunjuk sebagai Gubernur Jawa Barat. Di bawah kepemimpinannya, Jawa Barat mengalami kemajuan pesat, terutama di bidang pertanian dan pembangunan infrastruktur.

Gagas Padi Gogo Rancah

Salah satu program unggulan Solihin GP adalah gagasan padi gogo rancah, yang berhasil mengatasi krisis pangan di Indramayu. Padi gogo rancah adalah jenis padi yang ditanam di lahan kering tanpa memerlukan irigasi.

Meninggalkan Warisan Berharga

Solihin GP meninggalkan warisan berharga bagi Jawa Barat. Ia dikenang sebagai pemimpin yang visioner, merakyat, dan selalu mengedepankan kepentingan rakyat.

Ucapan Duka Cita

Pj. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mewakili rasa duka mendalam atas kepergian Mang Ihin.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandung, saya turut berduka cita. Semoga almarhum husnul khotimah dan diterima di sisi Allah SWT,” ungkapnya.

Doa dan kekuatan pun dipanjatkan bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan dan ketabahan,” imbuh Yana.

Sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra Bandung pada siang harinya, jenazah Mang Ihin disemayamkan di dua tempat. Pertama, di rumah duka keluarga besar di Jalan Cisitu Indah, Kota Bandung. Kedua, di Markas Kodam III/Siliwangi Jalan Sumbawa pada pukul 09.30-12.30 WIB, untuk penghormatan terakhir dari para pelayat.

Kiprah dan Jasa yang Tak Terlupakan

Lahir pada 21 Juli 1926, Mang Ihin mengawali karir militernya di masa revolusi sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat Kabupaten Bogor, kemudian bergabung dengan Divisi Siliwangi.

Dedikasi dan pengabdiannya terukir dalam berbagai bidang. Salah satu yang paling dikenang adalah perannya dalam mengatasi krisis pangan di Indramayu melalui padi gogo rancah.

Di luar militer, Mang Ihin dikenal sebagai sesepuh Jawa Barat dan Siliwangi, pejuang lingkungan, dan pendiri Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS). Ia pun pernah memimpin Persib Bandung sebagai Ketua Umum.

Kepergian Mang Ihin meninggalkan lubang besar bagi Jawa Barat dan Indonesia. Sosoknya yang inspiratif, penuh dedikasi, dan berwawasan luas akan selalu dikenang.

Pj Gubernur Bey Macmudin Jadi Irup Pemakaman Solihin GP

Upacara pemakaman Almarhum Letjen TNI Purnawirawan Solihin Gautama Purwanegara, atau akrab disapa Solihin GP, dilangsungkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung pada hari Selasa (5/3/2024).

Pj Gubernur Bey Macmudin Jadi Irup Pemakaman Solihin GP

Upacara ini dipimpin langsung oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, sebagai Inspektur Upacara.

Dalam sambutannya, Bey menyampaikan bahwa Upacara Kebesaran Kenegaraan ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan Pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas jasa, dharma bakti, dan pengabdian Almarhum kepada negara dan bangsa semasa hidupnya.

Bey juga mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Almarhum, khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia pun mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan Almarhum dan memaafkan segala khilafnya.

“Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa Almarhum dan menerima amal ibadahnya. Semoga Almarhum diampuni dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ujar Bey.

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, mewakili keluarga Almarhum Solihin GP, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah, TNI, dan seluruh masyarakat yang telah menghadiri upacara pemakaman.

Jusuf Kalla mengenang Solihin GP sebagai salah satu pejuang bangsa yang telah banyak memberikan kontribusi bagi negara dan bangsa.

“Bapak Solihin GP adalah tokoh bangsa yang sangat dihargai atas jasa-jasanya. Beliau telah memberikan baktinya kepada kita semua,” kata Jusuf Kalla.

Upacara pemakaman Almarhum Solihin GP berlangsung dengan khidmat dan penuh penghormatan. Pemakaman Almarhum di TMP Cikutra merupakan wujud penghargaan atas jasa-jasanya yang luar biasa bagi bangsa dan negara.