Siapa Yudhistira ANM Massardi? Sastrawan Indonesia Meninggal Dunia

Yudhistira ANM Massardi

MENIT.CO.ID – Dunia sastra Indonesia berduka. Sastrawan ternama Yudhistira ANM Massardi menghembuskan nafas terakhirnya pada hari ini, Selasa (2/4/2024) di usia 70 tahun. Kabar duka ini dibagikan oleh sang anak, Iga Massardi, melalui akun Instagramnya.

Yudhistira ANM Massardi, atau dikenal dengan nama Yudhistira Massardi, merupakan sastrawan yang produktif dan multitalenta.

Lahir di Subang, Jawa Barat pada 28 Februari 1954, Yudhistira telah menghasilkan banyak karya sastra, termasuk novel, cerpen, puisi, dan naskah sinetron.

Beberapa karya cerpennya antara lain Penjarakan Aku Dalam Hatimu (1979), Forum BengKarung (1994), Wanita Dalam Imajinasi (1994), Wawancara dengan Rahwana (1982).

Sedangka karya novelnya antara lain yang paling terkenal adalah Arjuna Mencari Cinta (1977), Arjuna Mencari Cinta Part II (1980), Ding Dong (1978).

Novel Arjuna Mencari Cinta meraih hadiah sebagai novel bacaan remaja terbaik tahun 1977 dari Yayasan Buku Utama. Selain cerpen dan novel, mendiang juga menulis naskah drama dan kumpulan sajak.

Yudhistira Andi Noegraha Moelyana Massardi sendiri merupakan sastrawan kelahiran Subang 28 Februari 1954. Ini berarti, ia berpulang dalam usia 70 tahun.

Karier di dunia kepenulisan dimulai saat menjadi redaktur majalah Le Laki (1976-1978), majalah Tempo (1979-1981), majalah Jakarta Jakarta (1985-1987), majalah Editor (1988), dan Gatra.

Pada 1981 ia sempat mengikuti konferensi Pengarang Asia di Manila. Tahun 1983 ia mengunjungi Jepang. Ia juga pernah mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, Amerika Serikat.

Karya-karya Yudhistira Massardi banyak mengangkat tema kehidupan sosial dan budaya Indonesia. Ia dikenal dengan gaya penulisannya yang lugas, humoris, dan sarat makna.

Dedikasi dan kontribusi Yudhistira Massardi dalam dunia sastra Indonesia telah diakui dengan berbagai penghargaan, termasuk Hadiah Sastra Nasional dari Badan Bahasa Kemendikbud RI pada tahun 2018.

Kepergian Yudhistira ANM Massardi merupakan kehilangan besar bagi dunia sastra Indonesia. Karya-karyanya akan terus dikenang dan menginspirasi generasi penerus bangsa.

Yudhistira ANM Massardi Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia sastra Indonesia. Sastrawan sekaligus budayawan Yudhistira ANM Massardi tutup usia pada pukul 21.12 WIB, Selasa 2 Malam 2024.

Sastrawan bernama lengkap Yudhistira Andi Noegraha Moelyana Massardi meninggal dunia di RSUD Bekasi.

“Innanilahi wainnailaihi raijunšŸ˜¢šŸ˜¢ Bapak Yudhistira ANM MassardišŸ„²wafat selasa 02/04/24 pk 21.12 wib di RSUD Bekasi,” begitu kabar lelayu yang diterima Liputan6.com.

Kabar duka tersebut juga dibenarkan saudara kembar Yudhistira, yaitu Noorca Massardi. Dirinya memohon maaf segala kesalahan seraya mendoakan semoga Yudhistira khusnul khotimah.

“Semoga husnul khotimah dan amal ibadah almarhum diterima Allah SWT Aamiin,” kata Noorca.

Yudhistira Andi Noegraha Moelyana Massardi sendiri merupakan sastrawan kelahiran Subang 28 Februari 1954. Ia berpulang dalam usianya ke-70 tahun.

Karier di dunia kepenulisan dimulai saat menjadi redaktur majalah Le Laki (1976-1978), majalah Tempo (1979-1981), majalah Jakarta Jakarta (1985-1987), majalah Editor (1988), dan Gatra.

Sementara itu, putra mendiang, musisi Iga Massardi mencurahkan isi hati lewat media sosial. Iga Massardi membagikan fotonya menggenggam tangan sang ayah dengan disisipi tulisan kecil ‘1954-2024’.

“Tangisku berisi ribuan kalimat yang belum sempat aku sampaikan padamu,” tulis Iga Massardi dalam unggahan secarik kalimat sarat emosi dengan latar belakang hitam di Instagram Stories.