Carlo Pernat Menilai Masalah dalam Tim Biang Kegagalan Valentino Rossi

    Selasa, 2 Juli 2019 - 09:05 Editor : Redaksi Dibaca : 263 Views

    Menit.co.id Pengamat MotoGP Carlo Pernat menilai kegagalan Valentino Rossi di MotoGP Belanda 2019 disebabkan karena masalah di dalam tim.

    Rossi mengalami kegagalan finis dalam tiga seri terakhir di MotoGP 2019. Yang paling terkini, Rossi menabrak Takaaki Nakagami dalam balapan MotoGP Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen.

    Pebalap yang pernah berjaya dengan tujuh gelar juara dunia MotoGP itu kini semakin jauh tertinggal dari Marc Marquez di klasemen sementara. Meski masih berada di zona lima besar dengan 72 poin, namun jarak dengan Marquez sudah mencapai 88 poin.

    Menurut Pernat hasil yang didapat Rossi benar-benar berkebalikan dari capaian Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Franco Morbidelli yang mampu mengakhiri MotoGP Belanda di posisi lima besar dengan motor Yamaha YZR-M1.

    “Hari yang kelam bagi Rossi dan ada tiga hipotesis. Yang pertama Vale mendekati akhir karier, yang kedua masalah pada sepeda motor, sedangkan yang ketiga diwakili oleh tim. Saya tidak melihat Rossi ada di akhir karier karena dia bisa meraih poin dan saya pikir bukan karena Yamaha juga berdasarkan hasil dari tiga pebalap M1 di Belanda,” jelas Pernat dikutip dari GPOne.

    “Dalam titik ini, ada sebuah masalah tim dan Rossi harus berpikir keras dan memutuskan langkah yang akan diambil. Ini akan menjadi keputusan yang sulit, tapi harus dia ambil, atau dia tidak akan kembali seperti dia sebelumnya,” sambung sosok yang pernah menjadi manajer di dunia balap motor tersebut.

    Pria asal Italia itu seolah menegaskan pendapatnya setelah MotoGP Italia ketika Rossi gagal finis lantaran terjatuh. Ketika itu Pernat menyebut The Doctor belum habis, namun menyebut tim Yamaha tidak memiliki panduan untuk melangkah.

    Usai MotoGP Belanda, Pernat juga menyebut persaingan gelar juara akan diwarnai rivalitas antara Marquez dan Quartararo di saat Ducati tampil tidak stabil bersama Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.

    [GPOne/cnn]



    Komentar Pembaca: